Mushroom at Home
Alamat
Kompleks Ranting Pesona blok A1-7. Kota Cimahi
Telepon
0895347020357
30 Oct 2019

Berbagi Ilmu dan Pameran di Indonesia Science Expo 2019

Indonesia Science Expo 2019 berlangsung selama 4 hari (23-26 Oktober 2019) di ICE BSD, Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut merupakan acara tahunan yang digelar oleh LIPI sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari beberapa rangkaian acara yang banyak dihadiri oleh siswa-siswi dalam negeri dan luar negeri. Beberapa rangkaian acara yang digelar seperti konferensi sains internasional, seminar sains dan workshop, talkshow, serta kompetisi ilmiah yang juga diikuti oleh beberapa siswa/i dari mancanegara seperti Taiwan, Macau, Singapura, Hong Kong, dan beberapa negara di Asia lainnya.

Selain rangkaian acara tersebut, pada event ISE 2019 juga ikut melibatkan beberapa UKM & Startup binaan LIPI. Hadirnya UKM & Startup bertujuan agar teknologi dan beberapa produk inovatif dari UKM & Startup tersebut dapat menginspirasi masyarakat dan siswa-siswi yang hadir pada acara ISE 2019. Hal ini tentu menjadi kesempatan besar bagi UKM & Startup untuk mengenalkan ide / produk mereka kepada masyarakat.

Salah satu startup yang turut serta dalam pagelaran ISE 2019 adalah MusHome. Selama 4 hari acara digelar, banyak orangtua dan siswa-siswi yang menghampiri booth MusHome karena tertarik dengan produk Mushome seperti kaldu jamur, keripik jamur, dan Mushome Box. Selain pengunjung, peserta dari UKM & Startup lain juga datang karena penasaran dengan media tanam jamur Mushome Box. Perwakilan dari PPII LIPI (Pusat Pengembangan Inovasi dan IPTEK LIPI) juga datang serta bertanya banyak hal tentang MusHome. Menurut mereka, ini merupakan sesuatu yang unik dan sangat edukatif.

30 Oct 2019

Perdana!! MusHome ikut pameran international di Trade Expo Indonesia 16-20 Oktober 2019

Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan salah satu event tahunan yang diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) dari tanggal 16-20 Oktober 2019. TEI bertujuan untuk memperkenalkan kualitas produk buatan Indonesia untuk pasar global, untuk mengembangkan jaringan kerjasama bisnis, dan yang mau untuk melakukan investasi terhadap produk Indonesia yang memiliki kualitas yang bagus, namun belum cukup dikenal oleh masyarakat ataupun dunia luar.

Event TEI diikuti oleh umkm hingga perusahaan besar yang ingin mencari investor dan buyer dari dalam hingga luar negeri. Pada saat event ini, stand kami dikunjungi oleh para buyer yang ingin membeli produk-produk ataupun bekerjasama melakukan export terhadap produk kami. Selain itu juga, ada beberapa investor yang tertarik untuk berinvestasi terhadap produk kami. Beberapa buyer ataupun investor luar yang berkunjung ke booth kami yaitu: Malaysia, Singapore, Pakistan, Oman, Suriname, Australia, dan Amerika.

Selama pameran, antusiasme pengujung sangat besar terhadap produk mushome terutama pada produk mushome chips karena merupakan salah satu cemilan yang unik dengan rasa yang enak. Selain itu juga, banyak pengunjung tertarik dengan kaldu jamur ‘tabur’ yang merupakan penyedap rasa yang sehat dan aman karena tidak menggunakan MSG, dan juga terhadap produk mushome box karena para pengunjung yang tertarik untuk memberikannya terhadap anak-anak mereka sebagai media pembelajaran yang unik.

Ini merupakan kali pertama MusHome mengikuti kegiatan TEI dan semoga kami dapat kembali ikut event ini di tahun-tahun yang akan datang.

 

29 Oct 2019

Penasaran, Mengapa kami membuat Mushroom Explorer??

Mushroom Explorer adalah media belajar jamur yang mudah dan menyenangkan sehingga mushroom explorer merupakan permainan edukasi bagi anak-anak. Di era modern ini, permainan sudah beralih pada dunia digital seperti gadget merupakan salah satu permainan anak-anak yang sangat diminati. cahaya penggunaan gadget pada anak sebaiknya dihindari, dengan cara tidak membiarkan mereka terpapar teknologi tersebut secara berlebihan. Apalagi diberi hak kepemilikan saat usia mereka masih di bawah 12 tahun, karena bisa menghambat tumbuh kembang otak, mental, bahkan fisiknya.

Akademi Dokter Anak Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak Kanada menegaskan, anak umur 0-2 tahun tidak boleh terpapar oleh teknologi sama sekali. Anak umur 3-5 tahun dibatasi menggunakan teknologi hanya satu jam per hari. Dan anak umur 6-18 tahun dibatasi 2 jam saja perhari. Anak-anak dan remaja yang menggunakan teknologi melebihi batas waktu yang dianjurkan, memiliki risiko kesehatan serius yang bisa mematikan. Berikut bahaya penggunaan gadget pada anak, yang bersumber dari berbagai penelitian seperti :

1. Mengganggu pertumbuhan otak anak

Stimulasi berlebih dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri.

2. Tumbuh kembang yang lambat

Tumbuh kembang fisik pada anak menjadi terlambat. Paparan teknologi sejak dini juga memengaruhi kemampuan literasi dan prestasi akademik anak secara negatif.

3. Obesitas

Penggunaan televisi dan video game berkaitan dengan meningkatkatnya kasus obesitas pada anak. 30% anak yang menderita obesitas, akan mengalami diabetes, hingga memiliki risiko tinggi stroke dini atau serangan jantung, serta usia harapan hidup yang rendah.

4. Kurang tidur

75% anak usia 9-10 tahun mengalami kurang tidur karena penggunaan teknologi tanpa pengawasan. Kekurangan tidur akan berdampak buruk pada nilai sekolah mereka, karena otak berkembang dengan baik saat tidur.

5. Kelainan mental

Penelitian di Bristol University  tahun 2010 mengungkapkan, bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang atensi, autisme, kelainan bipolar, dan perilaku bermasalah lainnya.

6. Sifat agresif

Konten di media yang bisa diakses anak, dapat menimbulkan sifat agresif pada anak. Kekerasan fisik dan seksual banyak tersebar di internet. Sehingga memicu timbulnya perilaku agresif pada anak.

7. Kecanduan

Ketika orang tua terlalu bergantung pada teknologi, mereka akan semakin jauh dari anak pada akhirnya membuat mereka kecanduan teknologi, dan tidak bisa lepas darinya.

8. Pikun digital

Kecepatan konten di media, membuat anak memiliki attention span yang pendek. Dia jadi tidak fokus pada satu hal, dan mudah berganti fokus. Hal ini menurunkan kemampuan konsentrasi dan memori. Sehingga membuat anak susah memusatkan perhatian.

9. Radiasi emisi

Pada bulan Mei 2011, WHO memasukkan ponsel dan gadget tanpa kabel lainnya dalam kategori Risiko 2B (penyebab kemungkinan kanker), karena radiasi emisi yang dikeluarkan oleh alat tersebut.

Memberikan gadget pada anak memang jalan termudah untuk membuatnya diam, sehingga kita tidak terlalu repot menjaganya. Namun, setelah mengetahui bahaya penggunaan gadget pada anak ini, tentu orang tua tidak ingin  membiarkan tumbuh kembangnya terganggu karena paparan teknologi yang berlebihan. Sehingga bisa menjadi alasan kuat kenapa orang tua sebaiknya tidak memberikan gadget pada anak sebelum usia 12 tahun. Oleh karena itu, Mushroom Explorer hadir untuk menjadi media edukasi sekaligus media bermain yang mengasyikan bagi anak-anak.

27 Mar 2019
Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Seringkali, jika udara sedang dingin, banyak orang malas untuk segera mandi dan membersihkan tubuhnya.

Beberapa orang yang kelewat malas bahkan sampai memilih tidak mandi dan langsung berangkat ke kantor.

Meski seperti sepele. Kebiasaan tidak mandi adalah kebiasaan jorok, walaupun sudah menggunakan parfum atau deodoran untuk menghilangkan bau badan.

Menurut salah satu artikel di TwentyTwoWords, secara alami tubuh manusia dihuni 1.000 jenis bakteri dan 40 jenis jamur.

Jika ada orang yang jarang mandi, bakteri dan jamur tadi akan berkembangbiak dengan cepat dan dapat membahayakan kesehatan jika sampai masuk ke dalam tubuh lewat pori-pori kulit atau mulut dan hidung.

Jika jamur dan bakteri sudah menumpuk di kulit, akan menimbulkan rasa gatal. Kulit yang terjangkit jamur lama-lama akan rusak dan bisa meninggalkan bekas.

Meski tidak semua bakteri berbahaya, ada beberapa jenis bakteri yang menghasilkan bau tidak sedap yang membuat orang-orang tidak nyaman berdekatan dengan kalian.

Mandi secara rutin bisa mengurangi resiko kita terjangkit penyakit. Mandi menggunakan air hangat juga dikatakan bisa melepaskan kepenatan setelah aktifitas padat seharian loh.

Nah, yuk kita jaga kebersihan tubuh kita dari bakteri dan jamur penyakit.

Blog sebelunya Blog lainnya

24 Mar 2019
Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Ketika membeli rumah baru, baik itu rumah bekas ataupun rumah yang lama tidak dihuni, terkadang tumbuh jamur pada dinding-dinding atau langit-langitnya. Keberadaan jamur-jamur tersebut tentunya menggangu bagi para penghuni baru.
Mark England, pemilik AdvantaClean, ada lima hal yang wajib diketahui soal jamur.
Pertama, jamur adalah dapat tumbuh dengan cepat. Hanya dalam hitungan hari, jamur dapat menyebar di lingkugan yang lembab.
Kedua, jamur seringkali sulit terdeteksi karena sering tumbuh di dalam lapisan dinding atau kusen. Kita bisa mengetahui keberadaan jamur dari bau aek yang dikeluarkan jamur.
Ketiga, biaya pembersihan jamur secara menyeluruh cukup mahal. Jarang ada perusahaan asuransi yang mau melindungi kerusakan dari jamur.
Empat. Jamur-jamur perusak ini bisa menimbulkan penyakit seperti sesak nafas, mual hingga nyeri pada persendian yang disebabkan oleh spora dari jamur tersebut.
Terakhir, anak-anak cukup rentan terkena gangguan dari jamur-jamur ini.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Namun, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Jamur-jamur ini bisa ditangani sendiri tanpa bantuan professional.

Mark menyarankan penghuni rumah berjamur untuk menggunakan antimikroba seperti hydrogen peroksida, cuka atau soda kue yang dicampur air. Formula sederhana ini bisa menekan pertumbuhan jamur.

Pada tempat-tempat yang terlihat ditumbuhi jamur, cukup disemprot dan disikat atau dilap. Saat melakukan pembersihan sebaiknya menggunakan masker untuk menghindari menghirup spora yang terlepas saat pembersihaan.

Penggunaan pemutih pakaian juga bisa mempercepat proses pembersihan jamur.

23 Mar 2019
Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Biofin, sebuah lembaga internasional yang dinaungi oleh Badan Program Pembangunan PBB (UNDP), belum lama ini menyelenggarakan Bio Exon Expo di Gandaria City Mall, Jakarta. Sebuah expo yang mengusung tema keragaman makhluk hidup di Indonesia.

Berbagai isu mulai dari isu lingkungan, ketahanan hayati hutan gambut, hingga pemanfaatan sumber daya hayati bagi pelaku usaha dalam negeri dibahas mendalam.

Abdul Wahib Situmorang, Penasehat Tata Kelola Sumber Daya Alam UNDP menjelaskan tujuan kegiatan ini sebagai ajang mengedukasi anak muda tentang kanekaragaman hayati Indonesia. Beliau meyampaikan kekayaan hayati kita kalau dimanfaatkan, dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Namun sayangnya, sektor ini masih kurang mendapat perhatian.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Selain sebagai kegiatan edukasi, pada Bioexon Expo ini juga diadakan demo day yang menampilkan entrepreneur muda seperti Kelor Moringa, Dana Laut, Gaia dan Yagi Natural, termasuk Mushome.

Mushome yang diwakilkan oleh foundernya, Widya Putra menjelaskan kepada dewan panelis dan semua yang hadir pentingnya jamur bagi perkembangan ekonomi. Bahwa kekayaan jenis jamur di Indonesia tidak kalah dari luar negeri karena Indonesia beriklim lembab, iklim yang disukai oleh jamur.

Mushome sampai saat ini sudah memngembangkan lima varian jamur tiram, mulai dar tiram putih, kuning, coklat, biru dan pink. Jenis lain yang sudah dikembangkan adalah jamur hiratake, yang disebut sabagai king oysternya Indonesia.

Atas kepedulian Mushome terhadap pemanfaatan kekayaan jamur di Indonesia, dewan panelis menganugrahkan predikat top 3 kepada Mushome.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggrankan oleh Biofin

Berita Sebelumnya Berita seebeumnya

24 Jan 2019

Penyakit yang Umum Menyerang jamur

Penyakit yang Umum Menyerang jamur
CATATAN: Sebagian besar penyakit yang menyerang jamur disebabkan oleh kurang bersihnya kumbung, lingkungan sekitar, dan personil yang bertugas. Karena itu, menjaga kebersihan dapat mengurangi potensi serangan penyakit jamur. SOP mengenai kebersihan kumbung atau budidaya jamur secara umum dapat didownload dari laman berikut ini.

http://bit.ly/SOPbudidayajamurtiramkementan

Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang umum menyerang jamur yang dibudidayakan.

Cobweb, Cendawan mirip sarang laba-laba (Dactylium Cladobotryum)

Kategori penyakit : serangan jamur lain

Gejala

Pada media tanam jamur muncul miselium jamur lain yang berwarna putih keabuan. Pada tahap lebih parah, warnanya akan menjadi kekuningan. Jamur yang terinfeksi akan tumbuh lembek dan mudah membusuk.

Cara mengatasi

Taburi titik yang terjangkit cendawan ini dengan garam atau kapur. Kapur akan mengeluarkan uap air yang akan mematikan cendawan ini namun tidak merusak jamur yang dikembangbiakkan. Setelah miselium cendawan hilang, garam atau kapur bisa diambil.

Pencegahan

  1. Selalu jalankan sanitasi kumbung atau media dengan baik, gunakan media sanitasi yang sudah terbukti efektif
  2. Jaga kelembapan dan sirkulasi udara
Penyakit yang Umum Menyerang jamur cobweb
Penyakit yang Umum Menyerang jamur cobweb
Jamur yang terserang cendawan cobweb

Cendawan Hijau (Trichoderma spp, Penicilium cyclopium, Aspergillur spp)

Kategori penyakit : serangan jamur lain

Gejala

Muncul cendawan berwarna hijau pada media tanam jamur. Kemunculan ini membuat media tanam menjadi rusak dan tidak bisa menumbuhkan jamur yang dibudidayakan

Cara mengatasi

Buang dan hancurkan media tanam yang terkontaminasi

Pencegahan

  1. Proses pembuatan media tanam harus di ruangan dan menggunakan alat-alat yang steril dan media tanam dipasterisasi dengan benar
  2. Kehati-hatian dalam menangani media tanam untuk mencegah kerusakan sekecil apapun pada bungkus/tempat media tanam yang bisa mengakibatkan kontaminasi
Penyakit yang Umum Menyerang jamur

Cendawan pasir (Papulaspora byssina)

Kategori penyakit :  serangan jamur lain

Gejala

Muncul cendawan berwarna coklat atau kuning kecoklatan  mirip gundukan pasir yang cukup keras. Jika dihancurkan isinya berwarna kehitaman. Biasa muncul di sekitar media tanam.

Cara mengatasi

Bersihkan tempat munculnya dan beri disinfektan

Pencegahan

Cendawan pasir biasanya muncul dari sisa-sisa binatang kecil seperti serangga atau cicak yang mati. Pastikan kumbung jamur bebas dari dimasuki binatang kecil.

Jamur hitam/ink cap (Coprinopsis atramentaria)

Kategori penyakit :  serangan jamur lain

Gejala

Media tanam jamur ditumbuhi jamur lain yang bewarna hitam dan mematikan jamur yang dibudidayakan. Saat masih kecil, jamur ini bewarna abu-abu pucat dan ketika dewasa tudungnya berubah hitam dan berair. Jika tudungnya terkena sesuatu akan meninggalkan bercak hitam dan bau amis.

Cara mengatasi

Buang dan hancurkan media tanam yang terkontaminasi ink cap.

Pencegahan

jamur ink cap tergolong hama yang tangguh dan masih bisa hidup meskipun media tanamnya kering dan belum terekspos ke oksigen yang cukup. Spora jamur ini ada dimana-mana, cara terbaik mencegahnya adalah memperhatikan kebersihan badan dan pakaian orang yang bertugas merawat jamur.

Penyakit yang Umum Menyerang jamur ink cap
jamur ink cap kecil
Penyakit yang Umum Menyerang jamur ink cap dewasa
jamur ink cap dewasa

Nyamuk

Kategori penyakit :  serangan serangga

Gejala

Nyamuk ini menyedot cairan pada tudung jamur dan menyebabkan tudung berlubang. Jika terkena air penyiraman, air akan masuk melalui lubang ini dan berkumpul, menyebankan tudung seperti membusuk

Cara mengatasi

  1. Pasang perangkap serangga
  2. Semprotkan pestisida

Pencegahan

  1. Jaga lingkungan sekitar tetap bersih dan bebas sampah yang menjadi sarang serangga
  2. Pasang jaring serangga pada pintu atau bukaan lainnya.
  3. Jaga kebersihan kumbung karena nyamuk dan serangga lainnya tertarik pada aroma media tanam jamur yang mulai membusuk

Nematoda

Kategori penyakit :  serangan serangga

Gejala

Buah jamur dipenuhi ulat-ulat kecil yang merusak buah jamur

Cara mengatasi

Gunakan pestisida jika Sudah parah

Pencegahan

Nematoda memasuki kumbung jamur bisa melalui tanah, air penyiraman, dibawa serangga lain atau dari badan orang yang bertugas mengurus kumbung. Pencegahan terbaik adalah jaga kebersihan kumbung dan lingkungan sekitar

15 Jan 2019
Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Kalau mendengar kata hama, pastinya yang muncul dipikiran adalah serangga, mamalia atau bahkan fungi yang merusak tanaman. Namun di Meksiko, hama yang satu ini justru disyukuri kedatangannya. Ya, Ustilago Maydis atau lebih dikenal sebagai Huitlacoche di negeri tortilla ini adalah jamur yang menyerang bongkol jagung yang siap dipanen.

Ustilago Maydis sudah dikenal pada masa kerajaan Aztec berdiri. Orang-orang Aztec memakan “hama” ini sebagai salah satu makanan pokok mereka. Biasanya Ustilago Maydis dimakan bersama tamale atau dijadikan stew.

Masyarakat modern Meksiko menggunakan jamur ini di berbagai makanan keseharian mereka seperti tortilla, quesadilla, enchilada, dan lainnya.

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis disukai karena teksturnya yang halus, rasa yang masih mirip jagung namun lebih gurih.

Ada fakta menarik mengenai jamur Ustilago Maydis ini. Jamur ini mengandung protein dalam jumlah tinggi, lebih tinggi dari jagung yang menjadi inangnya. Sementara di dunia jamur sendiri, Ustilago Maydis adalah salah satu yang paling tinggi kandungan proteinnya.

Selain itu, Ustilago Maydis juga mengandung asam amino lisina, gizi yang sangat sedikit terdapat di jagungnya sendiri.

Beberapa tahun terakhir, Ustilago Maydis semakin dikenal di dunia karena strategi rebranding yang menyebut jamur hama ini sebagai jamur Trufflenya Meksiko. Nah, kalau jamur Trufflenya Indonesia jamur apa ya?

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Artikel Jamur Artikel Lainnya

07 Jan 2019
Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Meksiko adalah rumah bagi banyak keanekaragaman hayati. Salah satu keunikan hayati Meksiko adalah Lactarius indigo, atau jamur susu biru. Meski memiliki warna yang tidak biasa ditemukan di alam liar, jamur susu biru termasuk jamur yang aman dikonsumsi.

Masyarakat Meksiko sudah lama mengenal jamur ini dan banyak digunakan dalam masakan Meksiko seperti quesadilla, sopes dan huarache.

Warna biru sebetulnya sangat jarang ditemukan pada bahan makanan, menjadikan jamur dengan nama latin Lactarius indigo ini "indigo" yang berbeda dengan warna bahan makanan pada umumnya. Namun, seperti kebanyakan jamur berwarna lainnya, warna biru akan memudar sekian waktu berselang.

Jamur susu biru sangat lembut, berbau tanah dan rasanya tidak terlalu tajam. Cara terbaik memasak jamur susu biru ini adalah dengan memanggangnya bersama barbekyu, Tetap jaga jangan sampai warnanya pudar karena akan mengurangi cita rasa jamur ini.

Orang Meksiko sering mencampurkan sautéed dengan irisan bawang, ditambah epazote, lalu diberi toping krim lembut. Bisa juga dinikmati bersama tortilla. Bagaimana, hidangan yang menarik ya

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!
04 Dec 2018
Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Orang Mesir Kuno telah mengonsumsi Jamur Cremini sebagai makanan para pemimpin kerajaan. Pada sekarang ini, orang-orang mengonsumsi jamur dengan tujuan memperlambat penuaan dan melawan penyakit kanker. Dalam studi yang diketahui bahwa jamur-jamur yang dapat dikonsumsi seperti jamur kancing (Agaricus bisporus), jamur tiram (Pleurotus ostreatus), jamur shiitake (Lentinus edodes), dan maitake (Grifola frondosa) memiliki komponen yang dapat berperan sebagai antikanker. (1)

 

Jamur Cremini memiliki banyak kesamaan dengan Jamur Portobellos dan jamur kancing yang termasuk dalam spesies Agaricus bisporus. Yang membuat jamur ini memiliki rasa dan rupa yang berbeda adalah umur dari jamur tersebut karena mempengaruhi ukuran, warna, dan harga. Jamur kancing putih merupakan jamur yang sering ditemukan dipasaran dan telah dikonsumsi lebih dari ratusan kilo tiap tahunnya. Orang Amerika sendiri setiap tahunnya mengonsumsi lebih dari 470 kilo jamur.

 

Jamur Cremini baik untuk kesehatan, karena dengan mencampurkan jamur ini kedalam masakan akan menambah kandungan vitamin B, fosfor, selenium, tembaga, serat kasar, dan protein. Jamur juga rendah kandungan kalori, lemak, hingga rendah gula dan karbohidrat. Jamur juga dapat membantu untuk melawan dan mengurangi kadar radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi peluang untuk terkena penyakit kanker.

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Apa itu jamur cremini

Jamur Cremini merupakan jamur yang berukuran kecil hingga sedang dan berwarna cokelat yang memiliki rasa yang ringan. Rasa dari Jamur Cremini susah untuk dibedakan dengan jamur kancing, beberapa orang menganggap bahwa rasa dari Jamur Cremini lebih kaya dan terasa.

Mengonsumsi Jamur Cremini secara rutin dapat menghasilkan efek positif karena dapat menurunkan peluang menderita penyakit kronis. Karena memiliki kesamaan spesies dengan jamur kancing dan Portobello, Jamur Cremini sering disebut sebagai Jamur “Baby Bella”, Mini Bella, atau Jamur Portobellini.

Beberapa tahun ini, penelitian telah berfokus kepada pangan yang bersumber dari jamur dengan tujuan mencari cara melawan kanker. Mengonsumsi jamur secara rutin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan mereduksi ukuran tumor. Studi telah membuktikan bahwa sel kanker diberikan ekstrak jamur akan mengalami penurunan pertumbuhan, karena turunnya kemampuan untuk membentuk pembuluh darah yang dibutuhkan sebagai makanan sel tumor dan kanker, dan akan mengurangi produksi enzim yang dibutuhkan oleh sel kanker untuk bereproduksi. Jamur Cremini sendiri memiliki kandungan tinggi vitamin dan mineral, antioksidan yang melindungi sel, kalium, dan elektrolit yang dibutuhkan oleh banyak orang.

 

Manfaat jamur cremini

Menurut laporan penelitian pada tahun 2012, diketahui bahwa jamur memiliki kemampuan sebagai anti-oksidan, anti-diabetes, hipokolesterolemik, anti-tumor, anti-kanker, imunomodulator, anti-alergi, nephro-protective, dan anti-mikroba. (3>2) Menurut penelitian terbaru dapat diketahui beberapa keuntungan dari Jamur Cremini menurut kandungan nutrisinya:

1. Membantu melawan penyakit kanker

Jamur memiliki manfaat sebagai antikanker, sehingga jamur merupakan cara yang paling hemat dan aman untuk menurunkan resiko penyakit kanker. Jamur sendiri dapat menurunkan poliferasi sel tumor dan menurunkan ukuran atau berat tumor dan tidak memiliki efek samping. Jamur Cremini mengandung komponen aktif utama berupa asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang memiliki efek protektif pada pertumbuhan sel kanker. (4>3)

Penelitian juga dilakukan pada tikus dan hasilnya membuktikan bahwa ekstrak jamur dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker payudara pada tikus. Ekstrak dari Agaricus bisporus akan menekan aktivitas aromatase dan menurunkan produk estrogen. Hormon estrogen yang berlebihan telah dibuktikan merupakan penyebab utama timbulnya penyakit kanker payudara pada wanita pascamenopause. Jamur Cremini juga memiliki senyawa flavon dan isoflavo yang dapat memiliki menghambat efek negatif dari hormone estrogen. (5>4)

Jamur Cremini juga dterbukti dapat mengobati kanker prostat dan leukemic monocyte lymphoma. (6>5) Senyawa antikanker pada beberapa jamur dapat mengurangi resiko penyakit kanker karena dapat mengurangi oksigen yang reaktif, mengatur pembelahan sel (mitosis kinase), mengatur angiogenesis (perkembangan pembuluh darah), dan menyebabkan apoptosis (penghancuran sel-sel yang berbahaya).

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa jamur dapat digunakan sebagai makanan pendamping atau penguat untuk membantu proses perawatan kanker, seperti kemoterapi dan radiasi (seperti mengurangi rasa mual, supresi sumsum tulang, anemia, dan fungsi kekebalan tubuh)

2. Melindungi kesehatan kardiovaskular dan mengurangi resiko sindrom metabolik

Ergothioneine (EGT) merupakan asam amino yang paling banyak ditemukan pada jamur, EGT diketahui memiliki kemampuan antioksidan yang tinggi dan berperan sebagai sitoprotektif pada berbagai macam stresor seluler. (7>6) EGT dapat menjaga kesehatan kardiovaskular, dan menurunkan peradangan karena melindungi pembuluh darah yang rusak dan menurunkan kadar kolesterol, selain itu juga dapat melindungi tubuh dari gangguan sel darah merah, diabetes, dan kerusakan hati. (8>7) EGT juga diketahui dapat mengurangi peradangan di paru-paru, kerusakan pada ginjal, dan otak.

3. Mengurangi dan mencegah kelelahan

Dari jaman dahulu, jamur telah banyak digunakan sebagai tonik atau obat herbal untuk menambah stamina tubuh, meningkatkan kekebalan fungsi tubuh. Jamur yang sering digunakan adalah Jamur Shiitake, cordyceps, Jamur Reishi, dan Jamur Cremini.

Hal ini dikarenakan sifat anti-oksidan dan anti-inflamasi yang dimiliki dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang berasal dari virus, seperti flu dan infeksi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jamur dapat menghasilkan sitokin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap patogen dan penyakit.

Jamur memiliki kandungan vitamin B yang sangat tinggi dan beragam  seperti vitamin B3 (niacin), vitamin B5 (pantotenat), dan vitamin B2 (riboflavin). Asam pantotenat juga dapat berperan dalam proses metabolisme tubuh karena dapat mengubah lemak dan karbohidrat menjadi energi.

Vitamin B sangat diperlukan oleh otak untuk menjaga kesehatan kognitif dan menambah stamina tubuh. Mengonsumsi vitamin B juga dapat mengurangi kehilangan memori yang disebabkan oleh usia, migrain, sindrom otak kronis, depresi, dan insomnia. Niacin yang terkandung dalam jamur juga dapat menyeimbangkan kolesterol dan tekanan darah. Riboflavin dapat mencegah anemia, mengobati migraine, mengurangi gejala PMS, mencegah penyakit mata seperti glaucoma.

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

4. Membantu menjaga kesehatan usus

Kandungan antioksidan yang tinggi (selain selenium dan tembaga) dapat memberikan perlindungan terhadap permeabilitas usus, sehingga dapat mengurangi kemungkinan kebocoran usus dan mengurangi peradangan usus serta stres oksidatif. (8>7) Mengonsumsi ekstrak jamur Cremini secara rutin dapat mengurangi penyakit yang terdapat di saluran pencernan, seperti penyakit radang usus, fibrosis, colitis ulserativa, dan kanker usus besar. Selenium yang merupakan salah satu komponen dari Jamur Cremini dapat mengurangi efek stres oksidatif seluler karena terdapat enzim selenoenzim, asam selenoamino, dan selenoprotein yang dapat melindungi usus serta mencegah cedera oksidatif.

5. Memenuhi kebutuhan kalium

Satu porsi Jamur Cremini dapat menyediakan sekitar 10% dari kalium yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Kalium dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas seluler dan membantu menyeimbangkan kadar mineral dalam tubuh, sehingga dapat membantu untuk mencegah kekurang kalium dalam tubuh.

Makanan yang tinggi akan kalium memiliki manfaat untuk menjaga tekanan darah, melindungi tulang yang lemah, meningkatkan stamina, mencegah kram otot atau kejang, sakit kepala, dan mencegah penurunan fungsi otak.

Kandungan nutrisi jamur cremini

Manfaat terbesar dari Jamur Cremini adalah karena mengandung asam amino ergothioneine yang masih jarang diketahui dan akan bekerja sama dengan antioksidan. Jamur Cremini juga mengandung berbagai macam asam amino sehingga terkadang disebut sebagai “Building Blocks of Proteins”, karena mengandung asam amino glutamat yang tinggi.

Jamur Cremini juga mengandung bahan fitokimia berupa asam linoleat terkonjugasi yang dapat bersifat sebagai antikanker dan dapat meningkatkan perlindungan terhadap aterosklerosis (pengerasan arteri), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi, diabetes, dan lainnya. (9>8)

Tidak semua makanan mengandung vitamin D, jamur juga hanya sedikit mengandung vitamin D, namun jamur memiliki sifat yang unik karena dapat memproduksi dan menghasilkan lebih banyak vitamin D jika terpapar dengan sinar matahari.

Pada saat ini, manusia sering mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini disebabkan karena manusia menghabiskan sebagian besar waktu hanya berada di dalam ruangan, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh. Jamur yang terpapar oleh sinar UV dalam beberapa jam dapat memberikan 100% dari asupan harian vitamin D yang dibutuhkan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tulang, kekebalan, kesehatan mental, dan banyak lagi. (10>9)

Dalam satu cangkir Jamur Cremini (72 gram) mentah mengandung (11>10)

19,4 kalori,

3 g karbohidrat,

1.8 g protein,

0.1 g lemak,

0.4 g serat,

18.7 mikrogram selenium (27% DV),

0.4 mg riboflavin (21% DV),

0.4 mg tembaga (18% DV),

2.7 mg niacin (14% DV),

1.1 mg asam pantotenat (11% DV),

86.4 mg fosfor (9% DV),

323 mg kalium (9% DV),

0.1 mg tiamin (5% DV),

0.8 mg seng (5% DV),

0.1 mg mangan (5% DV),

0.1 mg vitamin B6 (4% DV),

10.1 mikrogram folat (3% DV).

 

Jamur Cremini tidak dapat menyebabkan alergi, namun jika anda memiliki alergi terhadap jenis jamur lain, maka dapat menghindari jamur Cremini atau menggunakannya secara hati-hati. Jamur pada umumnya mengandung purin yang dalam beberapa kasus kesehatan dapat membentuk asam urat yang dapat menumpuk dan menyebabkan kondisi seperti asam urat dan baju ginjal.

Jamur Cremini pada umumnya berwarna cokelat, berukuran kecil hingga sedang yang terkait dengan Jamur Portobello dan Jamur Kancing Putih. Manfaat Jamur Cremini dapat mengurangi peradangan, mencegah kanker dan jantung, memasok vitamin B dalam jumlah tinggi, antioksidan, dan fitonutrien seperti CLA dan L-ergothioneine, menyediakan selenium, tembaga, kalium, fosfor, dan vitamin B.

Kandungan nutrisi jamur cremini

Manfaat terbesar dari Jamur Cremini adalah karena mengandung asam amino ergothioneine yang masih jarang diketahui dan akan bekerja sama dengan antioksidan. Jamur Cremini juga mengandung berbagai macam asam amino sehingga terkadang disebut sebagai “Building Blocks of Proteins”, karena mengandung asam amino glutamat yang tinggi. Jamur Cremini juga mengandung bahan fitokimia berupa asam linoleat terkonjugasi yang dapat bersifat sebagai antikanker dan dapat meningkatkan perlindungan terhadap aterosklerosis (pengerasan arteri), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi, diabetes, dan lainnya. (9>8)

Tidak semua makanan mengandung vitamin D, jamur juga hanya mengandung vitamin D yang tergolong sedikit, namun jamur memiliki sifat yang unik karena dapat memproduksi dan menghasilkan lebih banyak vitamin D jika terpapar dengan sinar matahari. Pada saat ini, manusia sering mengalami kekurangan vitamin D, hal ini disebabkan karena manusia menghabiskan sebagian besar waktu hanya berada di dalam ruangan, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh. Jamur yang terpapar oleh sinar UV dalam beberapa jam dapat memberikan 100% dari asupan harian vitamin D yang dibutuhkan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tulang, kekebalan, kesehatan mental, dan banyak lagi. (10>9)

Dalam satu cangkir Jamur Cremini (72 gram) mentah mengandung (11>10)

19,4 kalori,

3 g karbohidrat,

1.8 g protein,

0.1 g lemak,

0.4 g serat,

18.7 mikrogram selenium (27% DV),

0.4 mg riboflavin (21% DV),

0.4 mg tembaga (18% DV),

2.7 mg niacin (14% DV),

1.1 mg asam pantotenat (11% DV),

86.4 mg fosfor (9% DV),

323 mg kalium (9% DV),

0.1 mg tiamin (5% DV),

0.8 mg seng (5% DV),

0.1 mg mangan (5% DV),

0.1 mg vitamin B6 (4% DV),

10.1 mikrogram folat (3% DV).

Jamur Cremini tidak dapat menyebabkan alergi, namun jika ada alergi terhadap jenis jamur lain maka dapat menghindari Jamur Cremini atau menggunakannya secara hati-hati. Jamur pada umumnya mengandung purin yang dalam beberapa kasus kesehatan dapat membentuk asam urat yang dapat menumpuk dan menyebabkan kondisi seperti asam urat dan baju ginjal. Jamur Cremini pada umumnya berwarna cokelat, berukuran kecil hingga sedang yang terkait dengan Jamur Portobello dan Jamur Kancing Putih. Manfaat Jamur Cremini dapat mengurangi peradangan, mencegah kanker dan jantung, memasok vitamin B dalam jumlah tinggi, antioksidan, dan fitonutrien seperti CLA dan L-ergothioneine, menyediakan selenium, tembaga, kalium, fosfor, dan vitamin B.

MusHome
Open chat
Pemesanan?
Powered by