Mushroom at Home
Alamat
Kompleks Ranting Pesona blok A1-7. Kota Cimahi
Telepon
0895347020357
19 Nov 2017
jamur

Jenis-jenis Jamur Pangan yang Ada Di Indonesia

Jenis-jenis jamur pangan yang ada di Indonesia

Di dunia ini ada beragam jenis jamur yang aman dikonsumsi oleh manusia. Di setiap belahan dunia mengenal jamur pangan yang khas di wilayah tersebut. Di beberapa negara Eropa, jamur-jamur pangan yang dikembangkan diantaranya jamur kancing atau champignon (Agaricus Bisporus), jamur portabella yang masih berkerabat dengan jamur kancing, jamur kuda (Agaricus Arvenis), dan jamur tiram (Pleorotus Ostreatus). Sementara jamur yang diambil dari alam liar seperti jamur Truffle (Tuber Melanosporum) yang merupakan jamur termahal di dunia. Di belahan bumi timur, dikenal jamur pangan seperti jamur enoki (Flammulina Velutipes), jamur shimeji (Hypsizygus Tessellatus), jamur eringii (Pleorotus Eryngii) dan jamur matsutake (Tricholoma Matsutake) yang masih belum bisa dibudidayakan.

Budidaya jamur pangan di Indonesia sebetulnya sudah berkembang sejak lama dan setiap jenis jamur memiliki sentranya masing-masing. Jamur merang misalnya banyak dibudidayakan di kabupaten Karawang sementara jamur tiram banyak di budidayakan di daerah dataran tinggi seperti kabupaten Bandung Barat, Bogor, dan Malang. Berikut ini adalah daftar jamur pangan yang sudah umum dibudidayakan di Indonesia

a. Jamur merang

Jamur merang di Indonesia umumnya dipanen sebelum daunnya mekar sehingga tampak masih berupa kuncup. Warnanya abu-abu dan ada sedikit semburat gelap. Tekstur tubuh jamurnya kenyal dan lunak. Umumnya jamur merang dimasak dalam masakan Cina, tumisan, isi sup dan pepes jamur. Kisaran harga jamur merang di rentang 30 ribu rupiah

b. Jamur kuping

Tubuh buah jamur kuping sekilas menyerupai daun telinga, dari bentuknya inilah namanya berasal. Warna jamur kuping yang umum dijual adalah cokelat gelap namun ada juga yang berwarna putih. Teksturnya mirip jeli dan kenyal namun cukup liat. Jamur kuping juga banyak dimasak menjadi hidangan Cina. Oleh bandar, jamur kuping dibeli dengan kisaran 8 – 9 ribu rupiah.

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTRyabwlV13CfMKOwW8FuJUYmRQ8I-QK6UzefKlL3EHcc0BbZqa

Foto jamur kuping berwarna cokelat dan putih

c. Jamur kancing

Jamur kancing atau champignon berbentuk hampir bulat sempurna dan jika dilihat dari atas nampak seperti kancing baju. Umumnya bewarna putih bersih, krem atau cokelat muda. Jamur kancing dipanen sewaktu masih berdiameter 2-4 centimeter. Jamur kancing banyak dimasak menjadi isi sup, topping pizza dan campuran masakan daging maupun seafood. Harga jamur kancing di tingkat pembeli bisa mencapai 40 ribu per kilonya.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/32/Agaricus_bisporus_Zuchtchampignon.JPG

Jamur kancing setelah dibersihkan

d. Jamur tiram

jamur tiram khususnya yang berwarna putih adalah jamur yang paling banyak dibudidayakan di dalam negeri. Bentuknya mirip cangkang tiram, hewan sejenis kerang, dan memiliki tekstur yang lembut dan lunak. Di dalam negeri sudah banyak diolah menjadi beragam jenis makanan seperti kripik, nugget dan baso. Harga pasaran jamur tiram putih berkisar di angka 15 ribu rupiah.

Jamur tiram putih berukuran besar

e. Jamur ling zhi

Jamur ling zhi sebenarnya bukan jamur yang bisa dimakan sebagai makanan harian. Jamur ini lebih banyak dijadikan obat karena kandungan beragam asam seperti asam oleat ganodesterone, asam ganoderma, asam lucidenic, dan asam ganoderic. Semua asam ini ini memberikan efek penyembuhan. Tidak seperti jamur lain pada daftar ini, jamur ling zhi memiliki tektur yang keras, bewarna coklat mengkilap dan tumbuh sangat lama, bisa mencapai 6 bulan sebelum siap panen. Meski membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh, jamur ling zhi yang sudah dikeringkan bisa mencapai 100 ribu rupiah per 100 gram.

https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/41BILdRzHoL.jpg

Jamur lingzhi

Nah itulah jamur pagan yang umum dibudidayakan di Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca

19 Nov 2017
Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram  

Ada tiga starat agar jamur yang tumbuh dari baglog menghasilkan panen yang baik yaitu: kelembapan, udara dan suhu.

1. Kelembapan

Kelembapan ruangan kumbung baiknya di atas 70%. Tingkat kelembapan bisa diukur dengan akat higrometer. Kelembapan ini diperlukan agar jamur bisa tumbuh dengan baik. Agar ruang ruangan kumbung tetap lembab, semprot baglog dengan air, usahakan menyemprotnya dengan semprotan kabut agar baglog tidak menerima terlalu banyak air pada saat yang sama, namun pastikan semprotannya  jangan terlalu banyak. Karena jika kelembapan terlalu tinggi seperti saat musim hujan, jamur yang dihasilkan justru basah dan akan cepat rusak. Cara mengetahui jamur yang basah adalah dengan cara menekan jamur, jika keluar banyak air maka jamur tersebut terlalu basah. Jamur basah sendiri dihargai murah karena mudah membusuk. Pada musim hujan, perhatikan selalu kondisi kelembapan

2. Udara

Udara penting bagi pertumbuhan buah jamur. Jika udara kurang, jamur akan tumbuh memanjang untuk mencari udara. Pastikan plastik baglog terbuka cukup lebar agar miselium bisa mendapatkan oksigen yang cukup.Sirkulasi udara dalam kumbung juga perlu diperhatikan. Jangan sampai terjadi pertukaran udara yang berlebihan karena bisa menurunkan tingkat kelembapan di dalam kumbung yang membuat jamur kering dan tidak tumbuh.

3. Suhu

Suhu ruangan ideal ada di rentang 22-24 derajat celsius. Jika suhu terlalu panas, buah jamur yang masih kecil bisa kering dan tidak tumbuh lagi. Ciri jamur yang kering adalah warna kuning dan permukaan jamur mengeriput. Untuk menghindari kekeringan, semprot dengan air. Tetap perhatikan tingkat kelembapan dan kondisi jamurnya.

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Selain 3 hal diatas, masih ada serangan hama yang perlu diperhatikan. Umumnya hama yang menyerang adalah serangga, mulai dari ulat yang memakan batang buah jamur, serangga mirip nyamuk yang memakan sari jamur dengan cara menyuntik mulutnya ke daun jamur sampai rayap yang memakan isi baglog yang terbuat dari serbuk kayu.

Serangan hama serangga biasanya mulai muncul pada bulan kedua siklus panen karena miseluim di dalam baglog sudah berkurang dan media tanam yang tidak tertutup miselium mulai membusuk. Baglog yang masih tertutup miselium tidak mengundang serangga.

Untuk mencegahnya, selalu jaga kebersihan kumbung dari kotoran belas panen yang biasanya membusuk dan mengundang serangga. Kalau terlanjur terkena hama, gunakan pestisida secukupnya. Terlalu banyak pestisida tidak baik bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsi jamur.

Demikian penjelasan singkat cara merawat baglog. Terima kasih sudah membaca

09 Nov 2017
Mushome di Food Startup Indonesia Bekraf

Mushome di Food Startup Indonesia Bekraf

Mushome di Food Startup Indonesia Bekraf

Bulan November 2016, MusHome bersama 9 startup lain terpilih sebagai 10 Best FoodStartup Indonesia pilihan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang mendapatkan kelas akselarasi dan fasilitas pameran gratis di berbagai kota di Indonesia. Dewan juri menilai lima elemen utama yaitu konsep yang ditawarkan, proses dan produk, manajemen bisnis, the next big thing yang ditawarkan, dan penampilan dalam pitching. FoodStartup sendiri adalah pilot project yang diharapkan mampu menjadi model kegiatan yang bisa diterapkan pada subsektor kuliner. Dengan terpilihnya MusHome sebagai 10 foodstartup, kami akan terus berupaya sebaik mungkin untuk menjadi panutan yang baik di bidang kreatif.

09 Nov 2017
Widya Putra menjadi Pembicara diWebinar “Petani Muda Membangun Perekonomian Indonesia”

Widya Putra menjadi Pembicara diWebinar “Petani Muda Membangun Perekonomian Indonesia”

Widya Putra menjadi Pembicara diWebinar “Petani Muda Membangun Perekonomian Indonesia”

Pada bulan Oktober 2016. CEO MusHome, Widya Putra diundang sebagai salah satu pembicara pada acara “Petani Muda Membangun Perekonomian Indonesia” di Intitut Pertanian Bogor. Widya mendorong mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk turut berperan aktif dan kreatif di bidang pertanian. Sektor pertanian masih dianggap oleh banyak orang sebagai sector kelas bawah, padahal sektor ini sebenarnya sangat penting bagi ketahanan pangan dalam negeri. Selain itu, kreativitas generasi muda dapat mengubah paradigma masyarakat menjadi lebih positif. Melalui MusHome, kami mencoba menkreasikan hasil pertanian yang masih jarang diketahui oleh masyarakat, yaitu jamur. Kami berharap dapat meningkatkan perekonomian di pedesaan dan sekaligus mengajak generasi muda untuk aktif membangun pedesaan dengan cara yang kreatif.

 

Open chat
Pemesanan?
MusHome