Tabur Kaldu Jamur

Tabur Kaldu Jamur

Kita pasti sudah nggak asing lagi bukan dengan istilah micin? Micin atau MSG sudah sejak lama digunakan untuk menyedapkan makanan dan menguatkan rasa. Biasanya, MSG ini ditambahkan pada serbuk kaldu ayam atau sapi. Nggak heran, banyak ibu rumah tangga yang menggunakan bahan penyedap ini sebagai cara efektif dan efisien untuk masakan. Selain pada masakan, micin juga kerap ditambahkan pada berbagai makanan olahan.

Pernah denger gak sih nutritional yeast alias kaldu jamur? Mungkin bagi sebagian orang nama ini masih terdengar asing. Kaldu jamur merupakan bumbu penyedap rasa yang diolah dari bahan jamur. Banyak orang yang lebih memilih bahan ini sebagai tambahan bumbu penyedap yang sehat. Meski terbuat dari bahan non-hewani, kaldu jamur ini mempunyai rasa yang gurih dan juga sedap sehingga nggak kalah dengan kaldu ayam ataupun sapi. Bubuk kaldu jamur ini dapat digunakan untuk menambah dan memperkuat rasa pada masakan sehingga banyak yang memanfaatkannya sebagai pengganti micin.

Biasanya kaldu jamur digunakan untuk apa aja sih?!

  1. Ditaburi di atas popcorn atau pasta
  2. Dicampur dalam sup sehingga membuat munculnya rasa umami
  3. Dicampur dalam masakan apapun sebagai penyedap rasa

Untuk para vegan yang tetep mau micin bisa banget pake kaldu jamur ini. Kaldu jamur yang digunakan per hari biasanya sebanyak 1-2 sendok makan. Hebatnya lagi, ternyata kaldu jamur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Nggak hanya lebih sehat, kaldu jamur ini juga punya segudang manfaat bagi tubuh yang nggak bisa disepelekan lho!

1. Penuh zat gizi penting untuk tubuh

Kaldu jamur mengandung 9 jenis asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh, sehingga sangat bergantung dengan asupan makanan sehari-hari yang mengandung asam amino esensial ini.

Dilansir dalam laman USDA, departemen pertanian Amerika Serikat, satu sendok makan kaldu jamur mengandung 2 gram protein.

2. Mencegah kekurangan vitamin B1, B2, B3, B6 dan B12

Bagi orang yang tidak mengonsumsi sumber makanan hewani (vegetarian dan vegan) biasanya akan rentan mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin B12. Vitamin B12 dibutuhkan untuk menjaga sistem saraf, produksi DNA, metabolisme energi dan pembentukan sel darah merah. Vitamin B12 hanya ditemukan secara alami pada produk hewani, sehingga vegan harus menyiasati pola makan mereka agar tidak mengalami kekurangan vitamin B12.

3. Kaya antioksidan

Pastinya setiap hari tubuh terpapar radikal bebas yang berpotensi menimbulkan kerusakan sel di dalam tubuh. Antioksidan dari makanan dapat membantu melawan kerusakan ini dengan cara mengikat radikal bebas agar tak diserap tubuh.

Nah, Kaldu jamur adalah solusinya karena kaldu jamur mengandung antioksidan kuat yakni glutathione dan selenomethioine. Antioksidan tersebut melindungi sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan logam berat, serta membantu tubuh menghilangkan racun.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kaldu jamur mengandung alfa-mannan dan beta-glukan, yang menurut penelitian dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Serat beta glukan yang ditemukan dalam nutritional yeast membantu mempertahankan pertahanan tubuh terhadap bibit penyakit.

5. Membantu menurunkan kolesterol

Dilansir dari laman Healthline , selain untuk pertahanan tubuh beta-glukan yang ada di dalam kaldu jamur juga dapat menurunkan kolesterol darah.