Kerjasama IoT dengan Akademisi Maranata

Kerjasama IoT dengan Akademisi Maranata

Kerjasama IoT dengan Akademisi Maranata

Malam 1 Juni kemarin. 2 Co-founder MusHome bertemu dengan Bapak Mulyadi, dosen Maranata dan Willy, anak bimbingannya. Pertemuan delapan mata ini memperbincangkan tugas akhir dari Willy yang tertarik untuk menulis TA mengenai otomatisasi kumbung jamur. Dimana penggunaan teknologi Internet of Thing (IoT) diuji coba pada bidang pertanian jamur.

 

IoT merujuk pada Wikipedia adalah Mendefinisikannya bahwa Dunia di mana benda-benda fisik diintegrasikan ke dalam jaringan informasi secara berkesinambungan, dan di mana benda-benda fisik tersebut berperan aktif dalam proses bisnis. Layanan yang tersedia berinteraksi dengan ‘objek pintar’ melalui Internet, mencari dan mengubah status mereka sesuai dengan setiap informasi yang dikaitkan, disamping memperhatikan masalah privasi dan keamanan.

 

Pada kesempatan itu, selain menjelaskan permasalahan yang dihadapi oleh MusHome dan mayoritas produsen jamur pada Willy. Ko Mul, sapaan akrab Bapak Mulyadi, juga mengatakan bahwa kita tidak boleh meneliti sesuatu hanya ikut – ikutan trend saja. Teknologi di kembangkan bukan buat ajang pamer kekerenan tetapi lebih pada bagaimana teknologi yang dikembangkan bisa membantu menyelesaikan masalah.

 

Masalah yang dihadapi oleh produsen jamur domestik adalah sulitnya mengatur kondisi lingkungan secara manual. Kalau pun ada yang sudah mengadopsi teknologi otomatis, mereka masih terbatas pada pengukuran kondisi ideal secara umum dan tidak sampai akurat. Dengan adanya standar sistem otomatis dan akurat, secara hipotesa, pertumbuhan jamur akan semakin terukur.

 

Standar otomatisasi yang terukur secara akurat inilah yang Mushome ingin kembangkan lebih jauh bersama Ko Mul dan Willy. Jika sistem ini berhasil dibuat prototipenya, ini akan menjadi kemajuan besar bagi dunia budidaya jamur Indonesia.