8 Manfaat Jamur Shiitake

8 Manfaat Jamur Shiitake

Jamur shitake merupakan jamur kedua yang paling populer dan peringkat ketiga dalam hal pembudidayaannya. Jamur shitake memiliki tekstur yang kenyal dan memiliki ciri khas dalam hal rasa. Namun, apakah kalian tahu kalau jamur shitake mengandung vitamin B dan memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan? Seperti untuk melawan sel kanker, penyakit kardiovaskular, dan infeksi. Nah, itu hanyalah sebagian manfaat dari kandungan nutrisi pada jamur shitake. Selain itu, jamur shitake juga memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan antifungi.

 

8 manfaat dari jamur shitake

Jamur shitake banyak mengandung senyawa kimia yang baik untuk tubuh kita. Salah satu manfaat jamur shitake untuk tubuh kita yaitu dapat melindungi tubuh kita dari kerusakan oksidatif.

Lentinan, misalnya, dimana senyawa ini dapat menyembuhkan kerusakan kromosom yang disebabkan karena perawatan antikanker. Selain itu, Eritadenin juga dapat mengurangi kadar kolesterol dan menjaga dari penyakit kardiovaskular.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Shizuoka, Jepang menyatakan bahwa dengan suplementasi eritadenin secara signifikan dapat menurunkan konsentrasi kolestrerol plasma. (1)

Jamur shitake mengandung delapan asam amino esensial dan asam lemak esensial yaitu asam linoleat. Asam linoleat dapat membantu dalam menurunkan berat badan dan membentuk otot. Selain itu, asam linoleat juga berperan dalam membentuk tulang, memperbaiki pencernaan, mengurangi alergi.

 

Jamur shitake juga memiliki manfaat lain seperti,

1. Melawan obesitas

Jamur shitake dapat mencegah penambahan berat badan, penumpukan lemak, dan plasma triasilgliserol. Hal itu disebabkan karena jamur shitake mengandung eritadenin, beta-glukan, dan juga serat terlarut yang biasanya ditemukan pada barley, rye, dan oat.

Penelitian telah menyatakan bahwa beta-glukan dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga sangat baik untuk program diet dan juga dapat mengurangi asupan makanan, menunda penyerapan nutrisi, dan mengurangi kadar lemak.

Berdasarkan Journal of Obesity pada tahun 2011 yang meneliti mengenai efek dari jamur shitake pada profil plasma lipid, menyatakan bahwa tikus yang diberi asupan diet tinggi lemak dengan pencampuran bubuk jamur shitake dengan dosis yang tinggi selama 6 hari menghasilkan penurunan massa lemak total, akumulasi lemak yang rendah, dan menurunkan berat badan hingga 35%. Sehingga, jamur shitake memiliki potensi untuk mencegah dan mengobati penyakit obesitas serta ganguan metabolisme lain. (2)

2. Mendukung fungsi sistem imun

Jamur shiitake memiliki kemampuan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memerangi banyak penyakit dengan kandungan vitamin, mineral, dan enzim–enzim penting. Berdasarkan Journal of American College of Nutrition pada tahun 2015 yang mengevaluasi 52 pria dan wanita sehat dengan kisaran umur dari 21-41 tahun dengan percobaan kelompok paralel selama 4 minggu dimana peserta diminta untuk mengkonsumsi 5 sampai 10 gram jamur setiap hari menunjukan hasil bahwa jamur dapat meningkatkan fungsi efektor sel dan meningkatkan kekebalan usus serta mengurangi peradangan. (3)

3. Menghancurkan sel kanker

Jamur shitake memiliki potensi sebagai pengobatan kanker secara alami. Dimana dengan kandungan lentinan pada jamur shitake dapat membantu penyembuhan kerusakan kromosom akibat dari perawatan antikanker.

Berdasarkan Journal of Alternative and Complementary Medicine pada tahun 2006. Potensi manfaat dari fraksi etil asetat pada jamur shitake dengan menggunakan dua garis sel karsinoma pada payudara manusia dan satu garis sel epitel payudara non-manusia serta dua garis sel myeloma, menunjukan hasil bahwa jamur shitake mampu menghambat pertumbuhan sel tumor. Jamur shitake juga berhasil menginduksi apoptosis yaitu proses yang memprogram kematian sel. (4)

[siteorigin_widget class=”WP_Widget_Media_Image”][/siteorigin_widget]

4. Mendukung kesehatan kardiovaskular

Jamur shitake mengandung senyawa sterol yang memiliki manfaat dalam menghambat produksi kolesterol didalam hati, lalu senyawa fitonutrien yang berperan dalam menjaga sel-sel tetap menempel pada dinding pembuluh darah. Selain itu, juga mempertahankan tekanan darah yang sehat dan meningkatkan sirkulasi darah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Tohoku di Jepang menyatakan bahwa pemberian makan jamur shitake dapat menurunkan kolesterol VLDL dan HDL sedangkan jamur maitake hanya dapat menurunkan kolesterol VLDL saja. (5)

5. Mengandung sifat antimikroba

Berdasarkan hasil sebuah studi yang dilakukan oleh UCL Eastman Dental Institute di London pada tahun 201. Ekstrak jamur shitake memiliki efektivitas dalam menurunkan jumlah beberapa organisme patogen didalam mulut tanpa mempengaruhi organisme yang memberikan manfaat positif bagi  kesehatan mulut.

Jika dibandingkan obat kumur gigivitis yang mengandung klorheksidin, jamur shiitake mencegah penyakit peradangan gusi karena penumpukan mikroba biofilm gingival margin. (6)

6. Meningkatkan energi dan fungsi otak

Jamur shitake mengandung vitamin B yang berperan penting dalam kesehatan tubuh seperti mendukung fungsi adrenal, membantu pengubahan nutrisi menjadi energi, menyeimbangkan hormon secara alami, dan mempertahankan fokus, serta dapat meningkatkan kinerja kognitif.

Kekurangan vitamin B dapat membuat penurunan energi, sel darah menjadi tidak sehat serta menimbulkan efek adrenal. Oleh karena itu, dengan penambahan jamur shitake ke dalam diet kita dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan terhadap vitamin B, sehingga kita tidak kekurangan akan vitamin B dan menjadi tetap fokus bekerja. (7)

7. Menyediakan vitamin D

Jamur shitake mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh kita, meskipun vitamin D yang paling baik diperoleh dari matahari namun jamur shitake juga dapat menjadi sumber vitamin D yang layak. Vitamin D sangat penting untuk tubuh kita terutama untuk kesehatan tulang. Selain itu, vitamin D juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit autoimun dan beberapa jenis kanker serta berperan penting dalam penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor.

Banyaknya persediaan vitamin D juga dapat membantu dalam mengatur serta mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga berat badan, menjaga fungsi otak, mengurangi gejala asma, mengurangi pengembangan rheumatoid arthritis pada wanita, mengurangi risiko berkembangnya multiple sclerosis. Selain jamur, seperti salmon, susu, telur dapat menjadi sumber vitamin D yang baik untuk dikonsumsi. (8)

8. Menjaga kesehatan kulit

Ketika selenium dikonsumsi secara berbarengan dengan vitamin A dan E, hal itu dapat mengurangi masalah jerawat dan bekas yang ditimbulkan. Dalam 100 g jamur shitake mengandung 5.7 mg selenium yang merupakan 8 % dari nilai harian anda. Sehingga dapat dikatakan bahwa jamur shitake dapat bertindak sebagai obat jerawat alami.

Dalam percobaan dengan menggunakan 29 pasien yang diberi 0.2 mg selenium dan 10 mg tokoferil suksinat yang dipakai dua kali sehari selama 6-12 minggu menghasilkan hasil yang positif. Zinc yang terkandung dalam jamur shitake dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi penumpukan DHT dalam meningkatkan penyembuhan kulit. (9)

Jamur shitake vs jamur lain

Shitake : Menghambat sel–sel kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi otak, dan sebagai sumber vitamin B.

Maitake : Meningkatkan kesehatan pasien AIDS dan mengatur gula darah untuk penderita diabetes, mengurangi hipertensi, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Reishi : Mengurangi peradangan, penyakit hati, kelelahan, menghambat pertumbuhan tumor dan kanker, memperbaiki gangguan kulit, mencegah masalah pencernaan, sakit maag dan sindrom usus bocor.

Cordyceps : Anti- penuaan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan stamina serta kinerja atletik, sebagai afrodisiak alami, melawan diabetes dan memperbaiki fungsi hati.

[siteorigin_widget class=”WP_Widget_Media_Image”][/siteorigin_widget]

Kandungan nutrisi yang terdapat pada jamur shitake

Dalam 100 g jamur shitake mengandung : (10)

  • 34 kalori
  • 5 g lemak
  • 8 g karbohidrat
  • 5 g serat
  • 4 gula
  • 2 protein
  • 4 mg niacin
  • 5 mg asam pantotenat
  • 2 mg vitamin B6
  • 2 mg riboflavin
  • 18 internasioal unit vitamin D
  • 2 mg mangan
  • 112 mg fosfor
  • 7 µg selenium
  • 1 mg tembaga
  • 1 mg seng
  • 304 mg kalium
  • 20 mg magnesium
  • 4 mg besi

Efek samping dari jamur shitake

Jamur shitake mengandung purin dalam jumlah sedang. Purin merupakan senyawa kimia yang dapat dipecah menjadi asam urat. Pola makan yang mengandung banyak kandungan purin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, yang terkadang menyebabkan penyakit asam urat. Oleh karena itu, membatasi asupan purin dapat menjadi salah satu solusi untuk para penderita asam urat.

 

 

 

 

 

[siteorigin_widget class=”QT_Recent_Posts_Block”][/siteorigin_widget]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »