Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Jamur ekor kalkun sudah dipercaya selama beribu tahun sebagai obat oleh masyarakat Tiongkok. Jamur ini sudah digunakan sejak abad ke 15 saat Dinasti Ming di China. Masyarakat Jepang menyebut jamur ini dengan sebutan kawaritake atau “cloud mushroom” karena bentuknya seperti awan yang menggumpal.

Menurut para peneliti, jamur ini memiliki manfaat dalam meningkatkan sistem imun. Budaya Asia timur percaya bahwa, bentuk seperti awan menyimbolkan umur yang panjang dan kesehatan, serta kesejahteraan spiritual. (1)

Kalau anda sering melakukan pendakian di hutan, anda mungkin dapat melihat banyak jamur ekor kalkun yang tumbuh pada pohon mati dan batang pohon. Diberi julukan “bracket fungi”, jamur ini memiliki struktur bergelombang, kurus, dan serupa dengan kulit dengan lingkaran-lingkaran yang terstruktur.

Tidak seperti jamur shiitake yang memiliki lembaran-lembaran kecil di bawah bagian atas tubuhnya, jamur ini memiliki pori pori kecil yang mengeluarkan spora, membuat mereka menjadi salah satu dalam famili polypore. Jamur ini sangat mudah tumbuh di seluruh bagian dunia, selama terdapat pepohonan, dan membuat jamur ini sebagai salah satu jamur yang umum ditemukan sekarang ini.

Apa itu jamur ekor kalkun?

Jamur ekor kalkun berasal dari faili Trametes Versicolor. Sebelumnya dikategorikan ke dalam kelompok Coriolus Versicolor atau jamur awan. Jamur ekor kalkun adalah salah satu jenis jamur yang sudah diteliti khasiat kesehatanya.

Jamur ekor kalkun tumbuh di batang pohon mati dan mendapatkan namanya karena menyerupai bulu ekor kalkun. bentuknya pipih melingkar menyeruoai bunga yang tumbuh bergerombol. Jamur ini berwarna coklat bergaris-garis, namun ada juga yang berwarna biru, merah hingga hijau cerah yang sebetulnya adalah alga (2)

Jamur ekor kalkun diketahui berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah peradangan. Dalam pengobatan tradisonal Cina, jamur ini digunakan sebagai obat penambah stamina dan peningkta daya tahan tubuh.

[siteorigin_widget class=”WP_Widget_Media_Image”][/siteorigin_widget]

Manfaat jamur ekor kalkun

1. Mencegah dan mengobati penyakit pilek dan flu

Jamur ekor kalkun sudah banyak diketahui dalam menyembuhkan infeksi, termasuk pilek atau flu. Jamur ini dapat membuat sistem imun anda lebih tahan banting terhadap kuman penyebab penyakit. Ketika terserang flu, anda mungkin mau menjadikan jamur turkey tail sebagai suplemen sehari hari.(4) Jamur ini dapat memodulasi sistem imun, melawan infeksi dan penyakit. (5)

2. Suplemen pada pasien kemoterapi

FDA, BPOM-nya Amerika Serikat telah menjadikan ekstrak jamur ekor kalkun sebagai salah satu asupan untuk pasien yang sedang menderita kanker prostat dan sedang menjalani kemoterapi konvensional serta suplemen tambahan pengobatan wanita yang terkena kanker payudara sebagai kombinasi dengan vaksin. Dengan adanya kemoterapi yang dapat menekan sistem imun, jamur ekor kalkun dapat membangun sistem imun menjadi lebih baik sehingga tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan sel kanker, dan menjadikan jamur ini sebagai salah satu makanan pelawan kanker. (6)

3. Melawan kanker payudara

Sebuah studi yang dipublikasi oleh Global Advances in Health and Medicine menuliskan bahwa seorang wanita berumur 83 tahun yang didiagnosa mengalami kanker payudara dapat sembuh bebas dari penyakit setelah mengkonsumsi jamur ekor kalkun. Meskipun sudah menjalani kemoterapi, ia juga tetap mengkonsumsi jamur ekor kalkun di saat bersamaan.

Ilmuwan percaya bahwa respon imun dalam jamur ekor kalkun dapat meningkatkan sistem imun wanita meski pun sedang menjalanikemoterapi. Maka jamur ini dapat dikategorikan untuk obat peningkat imun dan antikanker. (7)

4. Membantu penyembuhan Human Papilloma Virus (HPV)

Jamur ekor kalkun dapat dipercaya dalam menyembuhkan penyakit HPV. Menurut studi pada 61 pasien penderita HPV, 88% dari 41 pasien yang mengonsumsi jamur ekor kalkun dan jamur reishi menunjukkan kesembuhan positif setelah penyembuhan 2 bulan. (8) HPV pada mulut dapat menyebabkan kanker orofaringeal.

5. Membantu pencernaan

Miselium pada jamur dapat membantu memperlancar pencernaa. Jamur ini mengandung prebiotik sempurna yang mendukung mikrobioma. Ini berarti jamur ekor kalkun dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik, seperti acidophilus dan bifidobacterium, sehingga bermanfaat bagi orang yang menderita sindrom leaky gut serta membantu menurunkan berat badan. (9)

6. Membantu pasien HIV/AIDS

Studi membuktikan bahwa mengkonsumsi jamur ekor kalkun dapat membantu penyembuhan Kaposi’s Sarcoma, kanker kulit yang menyerang penderita HIV/AIDS. Produk yang sama juga bermanfaat bagi penderita HIV/AIDS tanpa sarkoma.

Jamur ini juga memiliki karakteristik antibakteri dan antioksidan, dimana ekstrak jamur ini menjadi sangat berguna. Ekstrak ini disebut PSP, yang telah dipelajari di vitro, menjadi agen antivirus yang mencegah replikasi dari virus HIV. (10)

[siteorigin_widget class=”WP_Widget_Media_Image”][/siteorigin_widget]

Bagaimana cara kerja dari jamur ekor kalkun?

Seorang peneliti mikologi bernama Paul Stamets, Ph.D yang mempercayai manfaat jamur, beliau telah menulis 6 buku tentang jamur dan mendapatkan 9 penghargaan. Secara spesifik, ia telah menemukan 9 molekul antivirus yang ada pada miselium jamur.

Jamur ekor kalkun telah menjadi salah satu peningkat sistem imun kita. Jamur ini mengandung beta glucan dan polisakarida. Ketika dikonsumsi, beta glukan dapat menyediakan reseptor pada  usus halus dan memberi peningkatan sistem imun. Kekuatan ini menjadikan jamur ekor kalkun sebagai salah satu kategori adaptogen.

Herbal adaptogen bekerja untuk mencegah faktor-faktor yang menyebabkan stress, menyediakan support untuk sistem imun dan meningkatkan energi. Umumnya, adaptogen merupakan senyawa herbal yang ditemukan pada jamur, umbi-umbian, beri, dan dedaunan.

Lebih jauh lagi, seperti dikatakan Dr. Stamets, jamur ini mengandung nutrisi, seperti polisakarida, protein, mineral, vit B dan vit D. Jamur ini juga rendah kandungan lemak. Jamur ekor kalkun ini juga memiliki enzim yang dapat membantu, agen antimikrob dan senyawa antivirus.

Pada kenyataannya, miselium ini dapat memberi fungsi yang lebih penting seperti sebagai pupuk bernutrisi, dimana tanah kita umunya kekurangan akan nutrisi, dimana dapat membantu menetralisir toksin pada sistem imun.

[siteorigin_widget class=”WP_Widget_Media_Image”][/siteorigin_widget]
[siteorigin_widget class=”QT_Recent_Posts_Block”][/siteorigin_widget]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »