Makanan Plant Based Food Sebagai Makanan Sehat

Plan Based Food sebagai trend makanan terkini yang dapat dijadikan alternatif pengganti daging dari nabati. Jenis makanan ini sebagai pola makanan yang flexitarian, vegetarian dan vegan.

 

Apa itu makanan Plan Based Food?

Plan Based Food merupakan makanan alami vegetarian pengganti meet food sebagai produk hewani dengan mengunakan 100% sumber nabati. Artinya makanan daging dapat diproduksi dari nabati tanpa harus mencampirkan unsur hewani. Sehingga dari segi tekstur dan rasa hampir sama dengan meet food asli.

Plan Based Food sebagai trend pengganti protein hewani semakin banyak digemari. Berdasarkan data Indonesia International Institute for Lice Science yang dimuat portal detik menyatakan jenis makanan based food di Amerika mencapai US$ 565 miliar ditahun 2017. Sebab masyarakat mengkonsumsi mahakan Plan Based Food untuk gaya hidup sehat seperti program diet atau hanya sekedar menghindari unsur hewani. Tingginya minat masyarakat mengkonsumsi Plan Based Food menandakan bahwa masyarakat memiliki pola makan yang flexitarian dan vegan.

Adanya gaya makanan sehat Plan Based Food memberikan efek baik sebab tidak menggunakan unsur hewani yang memiliki banyak biaya. Selain itu mengkonsimsi terlalu banyak unsur hewani memberikan efek buruk terhadap Kesehatan tubuh.

 

Cara Menerapkan Makanan Plan Based Food

  1. Komposisi makanan

Pixabay.com

Penggunaan nabati, sayuran dan buahan pada Plan Based Food.

Hal pertama yang perlu diperhatikan pada makanan Plan Based Food ialah komposisi yang digunakan. Komposisi yang digunakan tidak hanya nasi ataupun sayuran sebab akan mengurangi kebutuhan nutrisi Kesehatan tubuh. Plan Based Food harus memiliki sumber nutrisi yang lengkap untuk kebutuhan tubuh seperti vitamin, karbohidrat maupun protein. Namun tetap menghindari unsur hewani dalam makanan.

  1. Menggunakan bahan vegan dan nabati

Pixabay.com

0% kandungan hewani pada Plan Based Food.

Vegan memiliki perbedaan dengan vegetarian. Vegan merupakan bagian dari makanan Plan Based Food yang sama-sama tidak memasukkan unsur hewani. Sedangkan vegetarian merupakan makanan dominan sayuran namun tidak menutup kemungkunan memasukkan unsur hewani sekian kesil persennya. Makanan Plan Based Food banyak diproduksi menggunakan nabati sebagai pengganti unsur hewani nabati mampu menghadirkan  citra rasa serta teksturnya hampir mirip daging. Selain itu juga dapat membuat kreasi rendang kacang merah, tahu asam manis, dan sup jamur.

 

  1. Kreatif membuat masakan

Pixabay.com

Membuat kreasi makanan Plan Based Food sebagai alternatif membuat makanan yang unik.

Unik dari bentuk maupun unik dari citra rasa. Sehingga dapat menyaingi citra rasa dan tekstur unsur hewani. Sebagai contoh membuat kreasi sop jamur, dan jamur crispy. Selain kreatif tentunya juga memperhatikan nutrisi kebutuhan untuk Kesehatan tubuh. Agar kebutuhan dapat tercukupi.

 

  1. Konsultasi Kesehatan

Pixabay.com

Menerapkan Plan Based Food perlu konsultasi kesehatan dengan dokter.

Ketika menerapkan konsep Plan Based Food, jangan lupa melakukan konsultasi Kesehatan dan juga konsultasi gizi. Sebab kurang kreatif dan kurang lengkap bahan yang digunakan pada makanan Plan Based Food akan menyebabkan kekurangan vitamin, nutrisi serta gizi bagi Kesehatan tubuh. Selain itu konsultasi Kesehatan juga diperlukan sebab terdapat beberapa kandungan gizi yang tidak bisa dikonsumsi secara berlebihan seperti kandungan lemak bagi mereka yang sedang melakukan program diet.

 

Manfaat Plan Based Food

Plan Based Food memiliki manfaat bagi Kesehatan terutama saat program diet. Selain itu terdapat beberapa manfaat lainnya yang diperoleh dari makanan Plan Based Food:

  1. Menurunkan berat badan

Pixabay.xom

Berbagai hasil penelitian sebelumnya menunjukkan Plan Based Food mampu menurunkan berat badan terutama bagi program diet. Sebab kandungan tinggi serat Plan Based Food baik untuk tubuh dan terhindar dari kandungan hewani berlemak. beberapa juga menerapkan Plan Based Food sebagai makanan diet program jangka Panjang.

 

  1. Menurun resiko penyakit pada jantung

Pixabay.com

Berbagai resiko kekhawatiran penyakit pada jantung. Jantung merupakan pusat aliran darah yang memompa ke seluruh saluran tubuh. Tentunya jantung memiliki peran penting dan sangat perlu dijaga agar terhindar dari resiko penyakit jantung. Salah satu upaya melalui makanan Plan Based Food yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang dan polong. Mengurangi konsumsi unsur hewani dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

 

  1. Mencegah penurunan fungsi kognitif

Pixabay.com

Fungsi kognitif merupakan proses pengumpulan informasi pada tubuh seperti sensori taktil, visual, dan auditorik. Mengkonsumsi sayuran dan buahan dalam jumlah besar memberikan manfaat pencegahan penurunan fungsi kognitif dan penyakit Alzheimer pada lanjut usia. Beberapa studi menunjukkan mengkonsumsi makannan sayuran dan buahan atau Plan Based Food dapat menurunkan resiko gangguan kognitif sebesar 20 persen.

 

  1. Mengurangi resiko diabetes

Pixabay.com

Makanan Plan Based Food dapat mengurangi resiko penyakit diabetes. Sebab kandungan nabati, sayur-sayuran dan buah-buahan pada Plan Based Food dapat mengelola dan mengurangi resiko diabetes. Beberapa studi menunjukkan nabati dapat mengurangi resiko diabeter tipe 2 hampir mencapai 50 persen efeknya.

 

Produk Vegetarian Jamur dari Mushome

Berbagai produk olahan jamur dari Mushome sebagai rekomendasi makan sehat. sebab komposisi yang digunakan ialah terbuat dari bahan pilihan yang kaya akan kandungan gizi. sebagai contoh nugget jamur, bon jamur, cemilan jamur yang siap dikonsumsi. Sebab jamur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, kesehatan otot dan saraf. Buruan pesan pada kontak yang tersedia atau klik disini.

 

Sumber:

Detikcom Kompas Sehatq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »