Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Hi Mucy Gengs, belakangan ini cuaca bikin daya tahan tubuh bener-bener berantakan, kita bener-bener butuh nutrisi dan asupan gizi yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita tentunya, apalagi di bulan ramadhan ini. 

Dan tau gak Mucy Gengs ternyata Jamur menjadi bahan makanan yang memiliki sifat antivirus dan antibakteri. Artinya, mengonsumsi jamur selama bulan puasa membuat daya tahan tubuh tetap terjaga, sehingga kamu tidak akan mudah terserang penyakit. Selain itu, kandungan beta-glukan yang merupakan salah satu polisakarida dalam jamur dapat menunjang imunitas atau daya tahan tubuh.

Tahu gak Mucy Gengs kalau tanaman jamur sudah digunakan sebagai bahan makanan dan obat-obatan sejak bertahun-tahun yang lalu ternyata. Hal ini dikarenakan jamur mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Berkat kandungan nutrisi yang melimpah, ada beragam manfaat jamur yang bisa didapatkan jika kita rutin mengonsumsi makanan ini.

fakta nutrisi jamur

Jamur juga kaya akan kalium atau potasium, senyawa yang menurunkan dampak negatif garam terhadap kesehatan. Kalium juga meredakan ketegangan di pembuluh darah, yang membuat tekanan darah menjadi lebih rendah.

Senyawa yang terkandung dalam jamur terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jamur memiliki kandungan polisakarida aktif, salah satunya jenis serat larut yang disebut beta-glukan. Beta-glukan berperan mengaktifkan sel-sel tubuh dan makrofag (jenis sel darah putih yang menyerang patogen penyakit) pada sistem kekebalan. Dengan demikian, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit lainnya meningkat.

studi tentang jamur

Studi jangka panjang dan jangka pendek menemukan, salah satu manfaat kesehatan jamur termasuk membantu penurunan berat badan. Manfaat ini bisa diperoleh jika kita mengimbanginya dengan diet sehat dan berolahraga. Jamur juga mengandung antioksidan yang mengurangi risiko hipertensi dan gangguan metabolisme lainnya.

Jamur memiliki konsentrasi tinggi antioksidan ergothioneine dan glutathione, berdasarkan hasil studi pada 2017 yang dimuat dalam jurnal ScienceDirect. Kedua antioksidan tersebut bekerja sama untuk melindungi tubuh dari stres fisiologis yang menyebabkan tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis-garis halus.

Dalam sebuah studi yang dilakukan di Spanyol, ditemukan makanan kaya polifenol seperti kopi, kakao, dan jamur membantu melawan penurunan kognitif pada lansia. Disarankan agar mengonsumsi lima atau lebih jamur kancing per hari untuk mengurangi risiko penyakit saraf. Tentunya, cara memasak jamur perlu diperhatikan supaya manfaat kesehatan makanan ini terjaga.

Pada 2021, para peneliti di Penn State University mengerjakan studi terkait manfaat jamur dengan melibatkan 25.000 peserta. Ditemukan, peserta yang mengonsumsi jamur secara rutin berisiko lebih rendah terkena depresi. Antioksidan ergothioneine dalam jamur mampu menurunkan risiko stres oksidatif, serta mengurangi gejala depresi pada orang dewasa.

Jamur juga sering dijadikan alternatif dari garam pada banyak sajian. Jamur menawarkan rasa yang gurih tanpa kalori, lemak, dan kolesterol, sehingga dapat melindungi kesehatan jantung. Karena Ribonukleotida glutamat dalam jamur memberikan rasa gurih tanpa efek samping negatif pada tekanan darah atau jantung. 

Jamur juga menjadi salah satu sumber alami terbaik untuk vitamin D. Tanaman ini menyerap sinar UV dari sinar matahari, yang membuat konsentrasi vitamin D dalam jamur meningkat. Agar dapat menambah kadar vitamin D pada jamur, dianjurkan untuk menjemur jamur di bawah sinar matahari langsung selama 15-120 menit.

Senyawa beta-glukan yang ditemukan dalam jamur berfungsi sebagai prebiotik yang memicu pertumbuhan bakteri usus baik dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Jadi dari sedemikian banyaknya manfaat jamur dapat kita katakan jamur dapat membantu untuk menjaga kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh kita Mucy Gengs.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »