Pantangan Yang Bisa Hapus Kemakmuran Saat Imlek

Tahun ini, Imlek jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023. Banyak hal yang dilakukan warga Tionghoa untuk menyambut Imlek. Tradisi ini dimulai sekitar tahun 1600 hingga 1046 sebelum masehi atau tepatnya pada Dinasti Shang. Pada saat itu, Imlek merupakan acara tahunan menghormati dewa dan leluhur.

Momen spesial ini dirayakan bersama dengan keluarga dan mereka melakukan aktivitas atau kegiatan bersama. Seperti halnya makan malam, bercengkrama, hingga begadang di malam Tahun Baru Imlek.

Tak sampai di situ, Seiring berkembangnya tradisi dan mitos, Imlek juga identik dengan ornamen-ornamen dan simbol unik. Ketika merayakan Imlek, masyarakat Tionghoa juga meyakini jika mereka harus menghindari sejumlah hal agar tak kena sial atau keberuntungannya terhapus.

Larangan Saat Imlek

Konon, ketika salah seorang melanggar sejumlah pantangan ini saat Imlek, maka hidupnya di tahun tersebut akan buruk, sial dan jauh dari kemakmuran dan keberuntungan. Lantas apa saja pantangan yang harus dihindari selama perayaan Imlek.

Membersihkan Rumah

Saat Hari Raya Imlek, hal pertama yang harus dihindari adalah membersihkan rumah. Mitosnya adalah saat membersihkan rumah, keberuntungan dan kemakmuran juga akan tersapu. Oleh karena itu, mereka biasa membersihkan rumah sebelum perayaan dan pada saat perayaan, alat-alat kebersihan disembunyikan. Setelah acara, mereka baru membersihkannya sehari setelah perayaan Imlek

Menggunakan Pakaian Berwarna Putih atau Hitam

Warna putih atau hitam, menandakan kesedihan, duka dan diasosiasikan dengan kegiatan melayat. Warna yang paling cocok digunakan saat Imlek adalah warna merah, dikarenakan warna merah merupakan kebalikan dari warna putih.

Meminjam atau Menagih Utang

Kita harus menyambut Imlek dengan penuh suka cita dan senyum lebar. Dengan begitu, tidak diperkenankan untuk meminjam dan menagih hutang. Menuntut hutang akan membawa kesialan dan ketidakmakmuran pada kedua belah pihak.

Melontarkan Kata-Kata Negatif

Memang, diluar Imlek pun kita secara sadar maupun tidak sering melontarkan kata-kata negatif. Tetapi, saat Imlek, memperhatikan ucapan menjadi prioritas utama.Contoh kata-kata negatif yang patut dihindari adalah Seperti putus cinta, kesialan, kematian, penyakit, hingga kemiskinan. Ingat, omongan adalah doa. Jadi mereka sangat menghindari penyebutan kata-kata tersebut.

Bercerita Tentang Hantu

Ketika Imlek, bercerita tentang hantu atau hal yang berbau mistis sangat tidak diperbolehkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari dan menangkal hal-hal buruk yang berkaitan dengan kehidupan di alam selanjutnya. Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi apa-apa di tahun berikutnya.

Tak Boleh Memberi “Hadiah”

Lah kok, Imlek bukannya ajang untuk memberikan angpao? Hadiah yang dimaksud disini adalah jam dan payung ya teman-teman. Konon katanya, memberikan kedua hal diatas dapat membawa malapetaka bagi yang menerima.

Sebenarnya, masih banyak pantangan lain yang harus dihindari selama perayaan Imlek. Semuanya kembali ke aliran kepercayaan dan leluhur masing-masing keluarga. Jadi, apa yang bisa dilakukan selama perayaan Imlek? Selama Imlek kalian bisa nonton bersama, bermain game, bernyanyi, makan bersama dan masih banyak lagi. Saat melakukan aktivitas tersebut, jangan lupa selalu sediakan Mushome Chips atau Nori Chips supaya kegiatan makin berwarna.

Sumber: Media neliti
Image By: unsplash.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »