Tren Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) sebagai Pengganti Olahan Daging yang Menyehatkan

Pixabay

Jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur yang dapat dikonsumsi oleh manusia dengan rasa lezat dan kandungan gizi tinggi.

Disebut jamur tiram putih karena Jamur ini memiliki tudung melengkung menyerupai cangkang tiram dan berwarna putih. Jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur yang kerap dijadikan olahan oleh masyarakat Indonesia. Rasanya yang lezat, mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang terjangkau, dan memiliki nilai gizi tinggi menjadi daya tarik jamur jenis ini.

Bahkan, telah ada penelitian yang menunjukkan bahwa jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) dapat digunakan sebagai pengganti olahan daging. Hal tersebut semakin memopulerkan jamur tiram putih (pleurotus ostratus) di kalangan masyarakat.

Apakah daging adalah makanan yang tidak sehat?

Pixabay

Daging termasuk ke dalam kelompok makanan sehat, karena daging memiliki kandungan nutrisi tinggi yang diperlukan oleh tubuh seperti protein, lemak, karbohidrat serta kandungan nutrisi lainnya. Namun, daging juga memiliki kandungan kolesterol dan lemak yang tinggi. Kandungan kolesterol berlebih dalam darah dapat memicu resiko penyakit kardiovaskuler seperti jantung koroner. Sebenarnya dampak negatif dari mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak juga ada kaitannya dengan gaya hidup, tetapi bagaimanapun konsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak tinggi harus dikurangi.

 

Mengapa jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) dapat dijadikan bahan pengganti olahan daging?

Menurut Andoko dan Parjimo dalam Alhanannasir, dkk (2020) menyebutkan bahwa jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) memiliki kandungan gizi protein dan serat sebanyak 5,94% dan 1,56%. Tekstur dan rasa jamur tiram putih yang berasal dari protein dan serat sangat mendukung keberadaan jamur tiram sebagai pengganti daging. Selain itu lemak dalam jamur tiram merupakan asam lemak tidak jenuh, sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. Jamur tiram putih juga mengandung protein yang tinggi dan memiliki asam amino essensial yang cukup lengkap dan baik untuk tubuh.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) tersebut menjadi pertimbangan bahwa jamur tiram putih (pleurotus ostreatus) dapat dijadikan pengganti bahan olahan daging.

 

Manfaat Jamur Tiram Putih

Pixabay.com

Jamur tiram putih memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk Kesehatan tubuh diantaranya protein, energi, serat, karbohidrat, kalsium, fosfor polisakarida dan zat besi. Sehingga jamur tiram putih memiliki manfaat-manfaat yang baik untuk Kesehatan tubuh.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan polisakarida membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bagi mereka yang mengkonsumsi jamur tiram putih. Selain itu juga mampu melawan virus, bakteri dan mikroorganisme lainnya didalam tubuh.

  1. Menurun kolestrol

Jamur tiram putih juga kaya akan serat yang memberikan manfaat baik untuk penurunan kadar kolestrol dalam tubuh. Secara teratur mengkonsumsi jamur mampu mengatur sirkulasi kadar kolestrol.

  1. Kesehatan jantung

Serat juga berfungsi untuk menjaga Kesehatan jantung. Tingginya serat dan kandungan ergothioneine saling berfungsi mencegah terjadinya pembentukan plak di pembuluh darah yang menyebabkan Kesehatan jantung terganggu.

  1. Kaya antioksidan

Antioksidan membantu menangkal radikal bebas yang terjadi dalam tubuh. Dengan begitu mampu menghambat penyebaran sel-sel kanker dalam tubuh.

 

Timur Cahya Purnami

Admin Mushome

Sumber

Materi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat tahun 2020 dengan judul “Pelatihan Pengolahan Pempek Berbahan Jamur Tiram Putih sebagai Pengganti Ikan” oleh Alhanannasir dkk.

halosehat

Gambar: Pixabay.com

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »