Yuk, Ketahui 4 Fakta Unik Jamur yang Bisa Tumbuh Tanpa Sinar Matahari

Fakta unik jamur masih belum banyak diketahui oleh khalayak umum terkhusus masyarakat Indonesia. Jamur merupakan salah satu organisme yang termasuk ke dalam kingdom fungi dan menjadi bagian kelompok eukariota. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga bersifat heterotrof, hal itu lah yang menjadi alasan jamur termasuk ke dalam kingdom fungi. Pada dasarnya, jamur sangat bergantung pada makhluk hidup yang lain untuk memperoleh makanannya.

Bagi sebagian orang, mereka beranggapan bahwa jamur merupakan suatu makhluk hidup tumbuhan. Namun, pada kenyataannya jamur bukanlah suatu makhluk hidup yang masuk ke dalam kategori tumbuhan. Berbeda dengan makhluk hidup yang lainnya, jamur masuk ke dalam kategori kingdom fungi, sehingga kurang tepat apabila ada yang berpendapat bahwa jamur adalah tumbuhan.

Hayoh, siapa yang baru tau? Yuk, kita bahas lebih lanjut mengenai fakta unik jamur yang masih jarang orang ketahui berikut.

Bisa Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Beberapa jenis dari jamur dipercaya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang diantaranya ialah jenis jamur shitake. Pada zaman dahulu, jamur shitake tidak hanya diolah untuk dijadikan sumber makanan saja melainkan dimanfaatkan juga untuk kesehatan tubuh. Mereka beranggapan bahwa jamur shitake bisa membantu mengobati saluran pernapasan, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan tenaga, dan lain-lain. Selain itu, jamur shitake pun dipercaya bisa memperlambat masa penuaan manusia.

Tumbuh tanpa Sinar Matahari

Berbeda dengan tumbuhan, jamur tidak terlalu memerlukan sinar matahari untuk tumbuh. Organisme yang termasuk ke dalam kingdom fungi ini bisa tumbuh hanya dengan memanfaatkan sumber organik yang ada di sekitarnya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jamur sangat bergantung pada makhluk hidup yang lain untuk memperoleh makanannya.

Organisme Terbesar yang Hidup di Bumi

Jamur madu atau armillaria solidipes merupakan salah satu jamur atau organisme terbesar yang hidup di bumi. Armilla solidipes terbesar di bumi ditemukan di Blue Mountains, Oregon, AS. Kelompok jamur ini diperkirakan memiliki umur antara 1900 hingga 8.650 tahun dan menyebar pada area seluas 9,6 kilometer persegi.

Bukan Termasuk Tumbuhan

Bagi sebagian orang, mereka beranggapan bahwa jamur merupakan salah satu jenis tumbuhan. Faktanya, secara genetik justru jamur memiliki banyak kesamaan dengan hewan yang diantaranya jamur bisa menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Sehingga, jamur pun bisa diolah menjadi salah satu alternatif untuk dijadikan sebagai pengganti daging terutama oleh para mereka vegetarian karena memiliki rasa yang realtif mirip dengan daging.

Sumber: bladjar.com, dkpp.bulelengkab.go.id
Image by unsplash.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »