Mushroom at Home
Alamat
Kompleks Ranting Pesona blok A1-7. Kota Cimahi
Telepon
0895347020357
15 Jan 2019
Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Kalau mendengar kata hama, pastinya yang muncul dipikiran adalah serangga, mamalia atau bahkan fungi yang merusak tanaman. Namun di Meksiko, hama yang satu ini justru disyukuri kedatangannya. Ya, Ustilago Maydis atau lebih dikenal sebagai Huitlacoche di negeri tortilla ini adalah jamur yang menyerang bongkol jagung yang siap dipanen.

Ustilago Maydis sudah dikenal pada masa kerajaan Aztec berdiri. Orang-orang Aztec memakan “hama” ini sebagai salah satu makanan pokok mereka. Biasanya Ustilago Maydis dimakan bersama tamale atau dijadikan stew.

Masyarakat modern Meksiko menggunakan jamur ini di berbagai makanan keseharian mereka seperti tortilla, quesadilla, enchilada, dan lainnya.

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis disukai karena teksturnya yang halus, rasa yang masih mirip jagung namun lebih gurih.

Ada fakta menarik mengenai jamur Ustilago Maydis ini. Jamur ini mengandung protein dalam jumlah tinggi, lebih tinggi dari jagung yang menjadi inangnya. Sementara di dunia jamur sendiri, Ustilago Maydis adalah salah satu yang paling tinggi kandungan proteinnya.

Selain itu, Ustilago Maydis juga mengandung asam amino lisina, gizi yang sangat sedikit terdapat di jagungnya sendiri.

Beberapa tahun terakhir, Ustilago Maydis semakin dikenal di dunia karena strategi rebranding yang menyebut jamur hama ini sebagai jamur Trufflenya Meksiko. Nah, kalau jamur Trufflenya Indonesia jamur apa ya?

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Artikel Jamur Artikel Lainnya

07 Jan 2019
Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Meksiko adalah rumah bagi banyak keanekaragaman hayati. Salah satu keunikan hayati Meksiko adalah Lactarius indigo, atau jamur susu biru. Meski memiliki warna yang tidak biasa ditemukan di alam liar, jamur susu biru termasuk jamur yang aman dikonsumsi.

Masyarakat Meksiko sudah lama mengenal jamur ini dan banyak digunakan dalam masakan Meksiko seperti quesadilla, sopes dan huarache. 

 

Warna biru sebetulnya sangat jarang ditemukan pada bahan makanan, menjadikan jamur dengan nama latin Lactarius indigo ini "indigo" yang berbeda dengan warna bahan makanan pada umumnya. Namun, seperti kebanyakan jamur berwarna lainnya, warna biru akan memudar sekian waktu berselang.

Jamur susu biru sangat lembut, berbau tanah dan rasanya tidak terlalu tajam. Cara terbaik memasak jamur susu biru ini adalah dengan memanggangnya bersama barbekyu, Tetap jaga jangan sampai warnanya pudar karena akan mengurangi cita rasa jamur ini.

Orang Meksiko sering mencampurkan sautéed dengan irisan bawang, ditambah epazote, lalu diberi toping krim lembut. Bisa juga dinikmati bersama tortilla. Bagaimana, hidangan yang menarik ya

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!
31 Jul 2018
Rahasia Jamur yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan

Rahasia Jamur yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan

Rahasia Jamur yang Kaya Manfaat

Ketika kita berbicara mengenai kesehatan, jamur tentunya telah memenuhi beberapa kriteria seperti: rendah karbohidrat dan kalori, namun tinggi akan vitamin B, mineral, serat dan bahkan protein. Jamur juga dapat berperan sebagai antiinflamasi karena adanya kandungan beta-glukan dan antioksidan kuat berupa ergothioneine yang juga dapat mencegah inflamasi. Fungsi kesehatan dari jamur sudah banyak digunakan di daerah Asia sejak beribu tahun silam, dan meskipun pada daerah Barat fungsi jamur baru digunakan semenjak beberapa dekade silam, sudah banyak studi yang mengatakan bahwa jamur merupakan komponen biologi aktif yang memiliki banyak manfaat kesehatan bagi manusia.

Fungsi Jamur dalam Peningkatan Sistem Imun

Jamur telah terbukti dapat meningkatkan sistem imun dan mengalahkan berbagai jenis penyakit karena mengandung vitamin penting, mineral, dan enzim. Jamur juga merupakan makanan dengan antioksidan tinggi sehingga dapat mengalahkan senyawa radikal bebas. Menurut studi, jamur mengandung banyak molekul bioaktif yang bersifat antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan. Jamur juga dapat menghambat kerja virus dan mengurangi rasa sakit yang diderita pasien yang terkena penyakir.

Seperti contoh, beberapa jamur meningkatkan produksi dari limfosit T dan limfosit B, yang merupakan sel imun penting dalam merespon patogen (bakteri berbahaya), virus, toksin, dan substansi lain yang dapat menyebabkan penyakit. Dalam beberapa abad, masyarakat Asia telah menggunakan jamur untuk mengobati penyakit kanker karena kemampuannya dalam mengurangi resiko kanker dalam berbagai mekanisme seperti, memberikan germanium yang merupakan nutrisi untuk meningkatkan oksigen dalam tubuh dan melawan radikal bebas. Dalam kenyataannya, lebih dari 200 jenis jamur telah digunakan untuk pengobatan Cina dan 25% dari jenis-jenis jamur dapat melawan tumor berbahaya.

Nutrisi dalam Jamur

Meskipun beberapa orang mengira bahwa jamur termasuk dalam jenis sayuran, namun pada kenyataannya jamur termasuk dalam kategori fungi. Kata jamur mengarah kepada berbagai jenis makrofungi yang memiliki tubuh buah yang cukup besar untuk dilihat dengan mata dan diambil dengan tangan. Sekarang ini, jamur dapat menggantikan  14.000 jenis spesies tanaman dan bisa saja lebih dari itu. Jumlah spesies jamur di dunia dapat diperkirakan sebanyak 140.000 dan ilmuwan baru menemukan 10% dari jumlah tersebut. Meskipun berbeda beda, namun secara umum jamur bersifat rendah karbohidrat, kalori, lemak, natrium, dan gula. Namun, tinggi akan nutrien seperti antioksidan, vitamin B, tembaga, dan selenium.

1 cup dari jamur kancing putih mengandung sekitar: (1)

  • 21 kalori,
  • 3 gram protein,
  • kurang dari 1 gram lemak,
  • 1 gram serat,
  • 2 gram gula,
  • 2 gram karbohidrat,
  • 4 mg vitamin B2 riboflavin,
  • 5 mg vitamin B3 niacin,
  • 4 mg vitamin B5 asam pentatonat,
  • 3 mg tembaga,
  • 9 mg selenium,
  • 305 mg kalium, dan
  • 83 mg fosfor.

6 Manfaat Kesehatan dari Jamur

  1. Melawan kanker

Jamur dapat dikatakan sebagai makanan antikanker karena merupakan salah satu penyembuh kanker natural dan dapat meningkatkan sel pembunuh alami, sel yang dapat menghancurkan berbagai sel berbahaya penyebab kanker. Berdasarkan 3 jurnal bioteknologi, senyawa antikanker pada jamur berperan penting sebagai induser Reactive Oxygen Species (ROS), antimitosis, penghambat angiogenesis dan mengarahkan kepada apoptosis, serta memeriksa proliferasi kanker. (2) Jamur dapat mencegah pembentukan tumor, melindungi DNA dari kehancuran dan menghentikan mutasi sel, serta melindungi sel sehat dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengurangi toksik itu sendiri.

 

  1. Meningkatkan imunitas dan menurunkan peradangan

Jamur dapat meningkatkan sistem dalam tubuh dan melindungi dari berbagai penyakit yang berhubungan dengan peradangan. Jamur dapat membuat kondisi basa tubuh meningkat, dimana pH sangat penting untuk kesehatan karena penyakit tidak dapat tumbuh dalam kondisi basa.

Jamur juga dapat melawan berbagai virus dan bakteri. Pada kenyataannya, jamur harus memiliki senyawa dengan kemampuan kuat sebagai antibakteri dan antifungi sebagai pertahanan diri terhadap lingkungan. Maka dari itu, tidak heran bahwa senyawa – senyawa tersebut dapat diisolasi dari jamur. Jamur juga memiliki kemampuan melawan strain bakteri yang resisten, dan mikroorganisme yan menyebabkan penyakit pada usus dan kulit. Antibiotik seperti penicillin, streptomisin, dan tetrasiklin merupakan turunan dari jamur.

 

  1. Melindungi kesehatan jantung

Mengkonsumsi jamur dapat merendahkan kolestrol secara alami. Berbagai jenis jamur dapat menurunkan kolestrol LDL dan menjaga pembuluh arteri dari pengerasan sehingga mencegah penyakit jantung. Jamur juga memiliki senyawa sterol yang berhubungan dengan produksi kolestrol pada hati, atau dapat disebut meningkatkan kolestrol HDL. Mereka juga terdiri dari fitonutrien yang menjaga sel dari pelekatan pada dinding pembuluh darah dan membentuk plag, sehingga mejaga tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah.

 

  1. Meningkatkan energi dan meningkatkan fungsi otak

Jamur mengandung banyak vitamin B, yang dapat meningkatkan fungsi adrenalin dan mengubah nutrisi menjadi energi yang dapat dipakai. Manfaat vitamin B yaitu untuk meningkatkan fungsi neurotransmitter, yang dapat menjadi nutrisi untuk mengurangi stress, mencegah kelainan tiroid dan mendukung metabolisme sehat.

Jamur seperti jamur reishi dapat menurunkan cortisol, sehingga tubuh dapat menghadapi stress dan menjaga mood anda. Jamur juga dapat menurunkan peradangan sehingga mencegah menurunnya fungsi kognitif, masalah mood, energi rendah, dan penyakit neurodegenerative.

 

  1. Membantu pengaturan berat badan

Mengganti daging dengan jamur tentu dapat menurunkan berat badan karena rendah kalori. Memakan jamur beberapa kali dalam seminggu dapat menurunkan lingkar pinggang dan meningkatkan kesehatan. Selain itu, jamur juga dapat menjaga hati dan organ vital dari peradangaan dan kadar hormone yang tidak seimbang.

  1. Sumber vitamin D

Selain matahari, jamur jg merupakan sumber dari vit D. Kekurangan vit D merupakan penyakit berbahaya bagi beberapa orang dan menyebabkan penyakit jantung. Menempatkan jamur dengan banyak sinar UV dapat meningkatkan konsentrasi vit D di dalamnya. Mengkonsumsi makanan kaya vit D dapat mengurangi resiko kanker, penyakit jantung, ketidakteraturan mood, dan kerapuhan tulang. Selain memberikan vitamin D2, jamur jgua dapat memproduksi vit D3 dan D4. (3)

Manfaat unik dari berbagai jenis jamur

Reishi

Jamur reishi sudah banyak digunakan untuk melawan berbagai penyakit kronis: melawan inflamasi, kanker, penyakit jantung, ketidakseimbangan hormonal, masalah neurodegenerative, ketidakteraturan mood, dan lainlain. Jamur reishi juga dapat mengatasi stress, atau masalah psikologi. Ketika dikonsumsi sebagai kapsul atau tablet, jamur ini memiliki kemampuan untuk meningkatkan energi dan memberi rasa tenang. Jamur ini dapat mengatasi kelelahan adrenal dan dapat meningkatkan memori serta konsentrasi. Betaglukan dalam jamur ini meningkatkan jumlah sel-T sehingga mengurangi inflamasi. Jamur ini juga dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker dan penyebaran tumor, ia juga mengandung asam ganoderat yang merendahkan kolestrol serta tekanan darah, dan penyumbatan darah. Reishi juga mengandung lanostan yang merupakan antihistamin untuk otot.

Shiitake

Jamur shiitake mengandung senyawa kimia yang melindungi DNA dari kerusakaan, seperti lentinan yang dapat menyembuhkan kerusakan kromosom karena perawatan antikanker. Senyawa eritadenine juga menurunkan kolestrol dan melawan kanker, penyakit jantung, hepatitis, tekanan darah tinggi, dan infeksi. Ia juga mengandung antibakteri, antivirus, dan efek antifungi, membantu mengontrol gula darah dan mengurangi peradangan. Shiitake mengandung 8 asam amino esensial dan asam lemak esensial berupa asam linoleat.

Cordyceps

Dikenal sebagai jamur antipenuaan, meningkatkan stamina dan ketahanan karena dapat membantu tumbuh memproduksi ATP. Ia juga melindungi mitokondria dengan menyerap ROS dari tubuh, menghambat pembengkakan mitokondria dan meningkatkan antioksidan. Ia juga menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghentikan penyebaran tumor.

Maitake

Adanya kandungan beta-1,6-glukan yang menstimulasi sistem imun. Jamur ini digunakan untuk treatment cancer dan mengurangi efek toksik dari radiasi dan kemoterapi. Jamur ini juga dapat meningkatkan keseimbagan hormon secara natural dan mengurangi pertumbuhan tumor. Jamur ini juga baik untuk penderita AIDS  dan penderita diabetes, menurunkan hipertensi dan melindungi dari penyakit jantung

Tiram

Mengurangi penyakit pada persendian dan otot karena adanya efek antiinflamasi. Seperti contoh, jamur ini dapat mengurangi ketegangan tendon. Jamur ini juga meningkatkan kekuatan dinding sel pembuluh daran dan mengurangi resiko serangan jantung atau stroke. Jamur ini juga dapat mengatasi kekurangan zat  besi, terutama jika anda tidak banyak mengonsumsi daging, mengurangi anemia dan rendah energi.

Cremini/jamur kancing

Tinggi akan tembaga, kalium, protein, dan selenium daripada tiram atau shiitake. Sumber yang baik pula akan fosfor, zink, niacin, dan asam pentatonat. Ekstrak dari cremini dapat mengurangi ketidakseimbangan hormon, dan mencegah kanker yang disebabkan hormonal seperti kanker payudara. Jamur ini juga tinggi asam linoleat yang mengontrol produksi estrogen dan menghentikan pertumbuhan tumor.

Open chat
Pemesanan?
MusHome