Beragam Inovasi Pangan Berbasis Jamur

Jamur telah masuk ke dalam diet manusia untuk waktu yang lama. Tetapi tahukah kalian? Seiringnya perkembangan teknologi dan inovasi pangan yang pesat, banyak sekali olahan jamur yang muncul. Pada umumnya, jamur yang dipasarkan masuk ke dalam 3 kategori. Jamur segar, kering, atau telah melalui proses pangan.

Jamur segar dijual pada pasar dan supermarket dikarenakan umur simpan mereka yang pendek dan biasa digunakan untuk sup, saus, dan isian pada roti dan pizza. Umur simpan yang pendek mengakibatkan distribusi dan penjualan jamur segar menjadi susah. Lantas, apa saja inovasi yang telah dikembangakan untuk meningkatkan potensi dari jamur?

Keripik Jamur

Menjadi camilan yang cukup disegani, keripik jamur menjadi salah satu inovasi pangan pengganti keripik kentang kovensional. Keripik jamur lebih sehat dibandingkan dengan keripik kentang dikarenakan mengandung sumber protein yang tinggi serta memberikan serat pangan yang diperlukan untuk tubuh. Selain itu, keripik jamur yang diproduksi oleh mushome, menggunakan jamur segar yang dipetik dari kebun jamur di Cisarua. Proses pengolahan yang telah dioptimalisasi oleh tim menghasilkan tekstur yang renyah dan terdapat beragam rasa yang cocok untuk memanjakan lidah.

Daging Analog

Ini merupakan salah satu alternatif bagi kalian yang tidak bisa dan menyukai daging merah. Daging analog merupakan daging tiruan yang diproduksi tanpa menggunakan protein hewani melainkan protein nabati dan jamur tiram menjadi salah satunya. Dilansir dari sebuah penelitian, selain lebih sehat, proses pembuatan daging tiruan ini lebih murah dibandingkan dengan daging merah sehingga dapat menurunkan harga jual produk pangan yang terlalu tinggi. Daging analog juga non-kolestrol jadi lebih sehat dibandingkan dengan daging asli.

Kaldu dan Bumbu Jamur

Merupakan jamur yang telah dikeringkan dan dihancurkan menjadi bubuk. Kaldu jamur ini telah lama digunakan sebagai bahan pengganti MSG atau mecin dikarenakan lebih sehat dan aman. Rasa yang dihasilkan dari kaldu jamur adalah umami yang lebih kuat dibandingkan dengan MSG. Kaldu jamur dapat digunakan dalam berbagai masakan dikarenakan dapat bercampur baik dengan jenis masakan apapun. Contohnya adalah pada sop, baso, telur dan lain-lain. Campurkan kaldu dengan bahan lain supaya tercampur dan terserap merata pada masakan.

Nah, jadi bagaimana? Apakah kalian tertarik untuk mencoba aneka pangan inovasi berbahan dasar jamur? Tenang saja, untuk mencari produk diatas tidaklah sulit. Kalian bisa search mushome.id atau meatlesskingdom.com untuk menemukan produk yang sesuai dengan keinginan kalian. Selamat mencoba.

Sumber: Turkish Journal of Agriculture-Food Science and Technology, 4(3), 144-149.
Image by: unsplashed.com 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »